Mon12112017

Last update04:29:21 AM GMT

alt

INTERNASIONAL

Kelaparan Horor di Madaya, Rezim Suriah Buka Akses Bantuan

alt

MADAYA(Pelitapos) - PBB menyatakan bahwa, rezim Pemerintah Suriah telah setuju untuk mengizinkan bantuan masuk ke desa-desa di Kota Madaya yang dikuasai pemberontak. Akses di kota itu dibuka pasukan Presiden Bashar Al-Assad setelah sejumlah warga mulai meninggal karena kelaparan parah.

 
 
Badan-badan bantuan seperti Komite Palang Merah Internasional mengatakan kondisi mengerikan terjadi di Kota Madaya, Kefraya dan Foah. Banyak warga terpaksa makan daging kucing, anjing dan rumput untuk bertahan hidup setelah terjebak dalam situasi perang sipil. Selain itu warga terpaksa menjalani operasi tanpa anestesi.
 
“PBB menyambut persetujuan hari ini dari Pemerintah Suriah untuk mengakses Madaya, Foah dan Kefraya dan sedang mempersiapkan diri untuk memberikan bantuan kemanusiaan dalam beberapa hari mendatang,” bunyi kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan.
 
Foto anak-anak Suriah yang kelaparan parah telah memicu kemarahan masyarakat internasional. Di Inggris, Partai Liberal Demokrat minta Angkatan Udara Inggris (RAF) yang melakukan operasi militer di Suriah diminta menjatuhkan bantuan kemanusiaan di tiga kota itu.
 
”Madaya tidak di ambang bencana kemanusiaan, tapi itu sudah merupakan bencana kemanusiaan,” kata  seorang pekerja kesehatan di rumah sakit lapangan di Suriah saat dihubungi Guardian melalui telepon.
 
”Lihat di jalan adalah menakutkan, menakutkan. Kita tahu bahwa orang berpikir kita melebih-lebihkan, tapi percayalah, itu lebih buruk dari apapun,” lanjut pekerja kesehatan yang berbicara dalam kondisi anonim itu.(SN)

 

alt

alt

alt