Mon12112017

Last update04:29:21 AM GMT

alt

Tukar Guling Saham Mitratel, Telkom Dapat 13,7% Saham Tower Bersama

 

alt

Jakarta,Pelita Pos.Com- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) akan menguasai 13,7% saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) secara bertahap. Saham ini didapat Telkom dengan cara tukar guling saham anak usaha, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Pada 9 Oktober 2014 Tower Bersama dan Telkom sudah menandatangani dokumen transaksi untuk tukar guling saham. Tukar guling saham ini akan dilakukan dalam beberapa tahap.

Pada Tahap I adalah penukaran 49% saham Mitratel yang dimiliki Telkom. TBIG akan menukarkan 290 juta lembar (6,15%) saham perusahaan dengan 49% saham Mitratel milik Telkom.

Setelah penukaran saham Tahap I Direksi Mitratel akan terdiri dari 5 orang, untuk dirut dan dua direktur diusulkan dari TBIG dan sisanya dari Telkom. Sementara TBIG boleh mengusulkan satu Wakil Komisaris Utama dan 2 anggota dewan komisaris.

Setelah menyelesaikan pertukaran saham tahap awal, TBIG akan memegang kendali manajemen dan mengkonsolidasikan Mitratel dalam laporan keuangan Perseroan.

Selain itu, Telkom juga memiliki opsi untuk menukarkan 51% sisa kepemilikan Telkom di Mitratel dalam jangka waktu 2 tahun dengan tambahan 472,5 juta saham baru TBIG sehingga kepemilikan Telkom di TBIG akan menjadi 13,7% dari modal setelah penerbitan saham baru.

Selain kepemilikan saham di TBIG, Telkom akan menerima tambahan pembayaran kas sampai maksimum sebesar Rp 1,739 miliar apabila Mitratel dapat mencapai target pencapaian tertentu yang telah disetujui.

Penyelesaian transaksi ini bergantung pada berbagai persetujuan termasuk persetujuan pemegang saham TBIG dan semuanya ini diharapkan akan selesai pada triwulan pertama 2015.

(dtf/mb)

 

Siap - Siap! Harga Rumah Murah Akan Melambung Tinggi

PELITAPOS, (Jakarta) -- Masyarakat kelas menengah ke bawah tampaknya bakal semakin susah untuk memiliki rumah. Sebab, dua tahun terakhir, harga rumah murah tipe 36 ke bawah melejit begitu tinggi, bahkan lebih tinggi dari rumah menengah dan atas.

Read more:

PLN tergiur setrum Inalum

PELITAPOS,(Jakarta) - Walaupun PT Indonesia Asahan Aluminiun (Indonesia) telah beralih ke Indonesia sejak 1 November namun, pengalihan asset Inalum sampai saat ini masih terkendala antara Indonesia dengan konsorsium asal Jepang, Nippon Asahan Aluminium Co,Ltd pemegang saham mayoritas.

Read more:

 

alt

alt

alt