Sun02182018

Last update04:03:16 AM GMT

alt

Cara Menangani anak yang mengalami mimisan

alt



Pelitapos,-MENANGANI anak yang mengalami mimisan mungkin sulit dilakukan bila orangtua panik, atau tidak mengerti cara menangani mimisan yang benar.

Spesialis THT, dr. Rusdian Utama Roeslani, SpTHT-KL, mengatakan, yang terpenting bagi orangtua dalam menangani anak saat mimisan adalah mengetahui cara penanganan mimisan yang benar.

“Saat anak mimisan, orangtua dengan tenang bawa anak duduk, lalu suruh dia menunduk. Pencet cuping hidungnya, dan biarkan anak bernapas lewat mulut. Lakukan selama 10-15 menit, mimisan bisa berhenti,” jelasnya saat diwawancarai di Decanter Restaurant, Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu, 3 November 2014.

Posisi menunduk adalah cara yang paling benar untuk mengeluarkan darah mimisan. Dokter Rusdian mengingatkan agar kepala saat mimisan terjadi jangan didongakkan untuk mencegah darah tertelan ke tenggorokan, masuk ke lambung, atau bahkan paru-paru.

“Supaya pendarahan berhenti, hidung bisa dikompres dengan air dingin, tanpa perlu daun sirih (yang umumnya hanya berfungsi sebagai desinfektan), dan jangan masukkan tisu ke lubang hidung,” imbuhnya.

Selain itu, obat dekongestan, yang dapat memperkecil pembuluh darah, juga dapat mengurangi mimisan. Obat dekongestan seperti oxymetazoline, yang umumnya berbentuk cairan semprot, dapat dengan mudah mengatasi mimisan.

Mimisan adalah pendarahan yang terjadi dalam saluran hidung. Penyebabnya dapat beragam, mulai karena benturan, iritasi akibat kebiasaan mengupil, kelainan dinding pembuluh darah, atau penyakit darah. “Mimisan bukan tidak pernah menjadi fatal. Selama ini belum ada kasus anak meninggal karena mimisan,” kata dr. Rusdian. (OkZn)