Thu05242018

Last update12:53:22 PM GMT

alt

Distrik Labuhanbatu I Latih Limapuluh Ibu dan Remaja Putri Buat Kue

alt

Pelitapos,-Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga sehingga kesejahteraan terjaga, maka program yang dilakukan PTPN III melalui pelatihan keterampilan pembuatan kue untuk Distrik Labuhan Batu I tanggal 16-17 September 2015 yang telah dilaksanakan, diharapkan mampu memberi nilai tambah bagi para ibu dan remaja putri yang tergabung dalam 50 orang peserta dari Kabupaten Labuhanbatu kali ini.

Syahrial, Kabag PKBL PTPN III dalam sambutannya mengatakan kalau program dari PKBL ini merupakan program khusus pemberdayaan ekonomi untuk ibu-ibu dan remaja putri warga sekitar unit kerja PTPN III. “Program ini sudah dibuat di beberapa distrik yang ada di sekitar unit kebun.”

Ir. Sigit Sudaryanto, Distrik Manajer Labuhanbatu I mengharapkan agar pelatihan ini dapat menjadi tali silaturahmi antara kebun-kebun yang ada di wilayah Distrik Labuhanbatu I dengan masyarakat sekitar. Kepada para ibu dan remaja putri dapat menambah wawasan dan keterampilan bagaimana meningkatkan pendapatan keluarga dengan membuat aneka kue seperti kue bawang daun katu, kue jagung, donat kentang keju dan brownis kukus yang bisa dipasarkan ke masyarakat nantinya,” harapnya dengan penuh gembira.

Peserta pelatihan berasal dari Desa Bagan Sari, Torgamba, Bagan Makmur, Bagan Baru, Bahtera Makmur, Bukit Tujuh dan Sei Meranti. Camat Torgamba, Ilham Siregar mengucapkan terima kasih kepada PTPN III Distrik Labuhanbatu karena kegiatan tersebut dapat membantu warga untuk meningkatkan pendapatan.

Suryati, seorang peserta juga sangat antusias dengan pelatihan tata boga ini karena menurutnya ia bisa mengembangkan kemampuan membuat kue. “Saya sngat senang dengan adanya kegiatan membuat kue ini, jadi bertambah pengetahuan dan ketrampilan saya,” katanya.(PTPN III)

Meriahkan HUT RI-70 Bersama Warga

Pelitapos,-Dalam rangka memperingati HUT RI ke-70 PTPN III selain memeriahkannya dengan menyelenggarakan jalan santai di kitaran jalan raya di kantor Direksi PTPN III jalan Sei Batanghari No 2 Medan, seminar kesehatan, donor darah dan upacara bendera 17 Agustus serta penyerahan penghargaan kepada para karyawan yang telah bekerja selama 25, 30 hingga 35 tahun, di hari Senin sore di tanggal 17 Agustus 2015 juga diadakan kegiatan lomba panjat pinang dan lari goni yang melibatkan khusus para warga di sekitar lokasi kantor.

Read more:

Halal Bi Halal Tahun 2015, Bagas Angkasa, : Mari Kita Tingkatkan Sense of Crisis

Pelitapos,-Usai menjalani kegiatan berpuasa sebulan penuh bagi umat Islam dan diakhiri dengan perayaan Idul Fitri, manajemen PTPN III menyelenggarakan kegiatan tahunan yaitu halal bi halal yang dilaksanakan di aula Pamitran, Sei Karang, Galang, Deli Serdang pada tanggal 31 Juli 2015 yang dihadiri oleh keluarga besar jajaran dewan komisaris, direksi, para kepala bagian, distrik manajer, manajer, kepala urusan beserta unsur karyawan.

Read more:

Kadis Kehutanan Terkesan Membiarkan Perambahan Hutan Di Kab.Karo

T.kARO (Pelita Pos)-Perambahan hutan negara khususnya di Karo harus segera dihentikan karena berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan, bahkan bisa mendatangkan bencana besar. Sungai-sungai akan mengalami kekeringan pada musim kemarau. Hal ini dikatakan anggota DPRD Sumatera Utara Toni Togatorop SE MM yang juga Ketua Komisi A dari daerah pemilihan XI saat reses ke Kabupaten Karo, Kamis (6/8) di Lau Baleng.

Menyikapi hal ini, pihaknya akan mendesak Dinas Kehutanan Provsu agar segera meninjau lokasi dan melakukan survei untuk perencanaan penanaman kembali hutan yang telah ditebang.

Ketika dimintai keterangannya seputar kegiatan reses atas permasalahan yang paling dominan pada masyarakat khususnya di Karo, Toni menyebut persoalan utama adalah di bidang pertanian seperti jaringan irigasi, pengadaan waduk, pengadaan benih unggul dan pengawasan harga tanaman pertanian. Kemudian untuk kebutuhan lainnya adalah infrastruktur, perlu dukungan anggaran guna peningkatan jalan ke sentra pertanian dan pengadaan bantuan bibit tanaman produktif seperti kopi, karet, coklat. 

Sementara itu mewakili guru, Berman Silalahi dalam acara tanya jawab menyampaikan kondisi sekolah tingkat SMA karena hampir setiap tahun menjadi persoalan tentang penerimaan murid baru. Tamatan SMP yang mendaftar tidak tertampung lagi di SMA Negeri 1 Lau Baleng. Untuk itu Berman berharap agar pemerintah dapat memikirkan solusi untuk pengadaan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kecamatan Lau Baleng dan Mardingding.

Toni juga memuji upaya pemuda dari GAMKI Lau Baleng seperti yang disampaikan Sabam Situmorang bahwa untuk pembinaan kaum pemuda melalui sosialisasi dan seminar tentang bahaya Narkoba dan HIV/AIDS yang akan digelar September 2015 mendatang. Menurutnya, narkoba sudah beredar sampai ke pelosok desa terpencil sekalipun, masyarakat harus waspada karena peredaran Narkoba ini sudah mengkhawatirkan sekali. Untuk itu pemuda harus berperan penting ikut bersama-sama dengan pemerintah memerangi Narkoba. Karena masa depan bangsa sangat ditentukan pemuda.

“Semua usulan ini akan segera disampaikan pada rapat di DPRD Sumut untuk dibicarakan dan dikordinasikan kepada seluruh instansi pemerintah untuk menjadi perhatian khusus,” kata Toni.

Di akhir acara, Toni Togatorop bersama dengan Camat Lau Baleng Drs Kalsium Sitepu yang diwakili Siswanta Ginting dan Dan Ramil 09/LB, Kapt Inf M Sihombing menyerahkan bingkisan peralatan sekolah kepada anak-anak berprestasi dari sekolah TK Harapan Lau Baleng, PAUD Kasih GBKP Lau Baleng, SMP Negeri 1 Lau Baleng, SMP Swasta Musyawarah Perbulan, SD Negeri Lau Baleng dan SMA Negeri 1 Lau Baleng. (sipo)
 

Siapkan UU Pencucian Uang di Kasus Dwelling Time

JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, anak buahnya di Polda Metro Jaya akan mengusut kasus dugaan suap dan gratifikasi ke Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan terkait proses dwelling time peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara hingga tuntas. Pengusutan itu akan menjangkau aliran dana suapnya.

"Dwelling time tentu kami akan proses," kata Badrodin di Rupatama Mabes Polri, Jumat (31/7).

Dia menegaskan, pengusutan tidak hanya dugaan gratifikasi maupun pemerasan saja. Namun, katanya, polisi juga akan menggunakan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Kami akan cek aliran dana ke mana," ujarnya. "Ini yang harus dituntaskan.“

Mantan Kepala Baharkam Polri ini menegaskan, faktor-faktor yang menghambat dwelling time harus diberesi. Sebab, pemerintah sudah memutuskan untuk mempersingkat dwelling time.

"Oleh karena itu kami hanya membantu saja kementerian terkait yang melakukan pembenahan. Tentu kami hanya mengecek dimana yang terhambat," ujarnya.

Dalam kasus ini Polda Metro Jaya baru menetapkan empat tersangka. Tiga di antaranya adalah pejabat Kemendag, yakni Dirjen Daglu Partogi Pasaribu, pekerja harian lepas (PHL) Kemendag berinisial N, serta seorang Kasubdit di Ditjen Daglu berinisial I. Sedang satu tersangka lagi adalah pekerja perusahaan importir berinisial MU.(jp)