Thu08162018

Last update01:54:12 AM GMT

alt

Dir Narkoba Poldasu Mutasi, Penggantinya Kombes Pol Reynhard Silitonga

alt

(Istimewa)

Medan,(Pelita Pos)– Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) kembali memutasi seratusan perwira menengah (Pamen) mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) hingga Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol. Mutasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan No ST/1065/V/2015, ST/1066/V/2015, dan ST/1067/V/2015, tertanggal 13 Mei 2015.

Direktur Ditres Narkoba Poldasu Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pid Narkoba Bareskrim Polri (dalam rangka Dik Sespimti 2015). Posisi yang ditinggalkan selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Reynhard Saut Poltak Silitonga, selama ini menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Mantan Kepala BNNP Sumut Kombes Pol Rudy Tranggono diangkat menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pid Narkoba Bareskrim Polri (dalam rangka Dik Lemhanas 53 2015). Kemudian, Analis Kebiijakan Madya Bidang Jianstra Sops Polri yang juga mantan Direktur Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho dangkat menjadi Kabagjiansis Rojianstra Sops Polri.

Direktur Dit Intelkam Polda Sulsel yang juga mantan Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Baharudin Jafar diangkat dalam jabatan baru sebagai Sesropamnial Divpropam Polri. Kapolres Pontianak Polda Kalbar yang juga mantan Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang PID Div Humas Polri (Dalam rangka Dik Sespimti 2015). Kapolresta Bekasi yang merupakan mantan Wadir Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Rudy Setiawan diangkat menjadi Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri.

Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung yang merupakan mantan Wadir Ditreskrimum Poldasu Kombes Pol Mashudi dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bdang Pidkor Bareskrim Polri. Jabatan Ditreskrimsus Polda Lampung selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Dicky Patria Negara yang sebelumnya menjabat Wakakorbintarsis Korbintarsis Ditbintarlat Akpol Lemdikpol.

Wadir Ditreskrimum Poldasu AKBP Wawan Munawar diangkat menjadi Pemeriksa Utama Inafis Barskrim Polri. Jabatannya selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Enggar Pareanom yang selama ini menjabat Kapolres Tebing Tinggi. Kapolres Pematang Siantar AKBP Slamet Loesiono selanjutnya dipercaya menjadi Kapolres Tebing Tinggi. Posisi yang ditinggalkan akan dijabat Kabagbinkar Rosdm Polda Bengkulu AKBP Dodi Darjanto.

Selanjutnya, Kapolres Asahan AKBP Yulmar Try Himawan diangkat menjadi Wadir Ditres Narkoba Polda Sumbar. Jabatannya akan digantikan AKBP Tatan Dirsan Atmaja yang selama ini menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung diangkat menjadi Wadir Ditreskrimsus Polda Kaltim. Posisinya akan digantikan AKBP Edy Suwandono yang selama ini menjabat Kapolres Tanah Laut Polda Kalsel.

Kaden IV Satbrimob Polda Metro Jaya AKBP Budiman Bostang Panjaitan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Sarolangun Polda Jambi.

Ketika dikonfirmasi, Kamis (14/5), Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, mutasi adalah hal biasa dalam tubuh Polri, dalam rangka penyegaran dan peningkatan kinerja personil Polri. (wol/data2)

Satuan Polantas Polres Binjai Gelar Kegiatan Pengobatan gratis dan Donor Darah

alt

(Illustrasi)

Binjai,(Pelita Pos) - Satuan Polantas Polres Binjai menggelar kegiatan Pengobatan gratis sekaligus Donor Darah yang diikuti ratusan personil Polres Binjai serta Masyarakat. Kegiatan tersebut dalam rangka pelaksanana Operasi Simpatik Toba 2015,dilaksanakan di halaman parkir Markas Sat Lantas Polres Binjai , Kamis (16/4/2015).

Kasat Lantas Polres Binjai AKP Paidil Fikri Sik kepada wartawan menjelaskan kegiatan Donor darah dan pengobatan gratis yang dilaksankan bekerjasama dengan pihak Jasa Raharja, RSUD Dr.RM. Djoelham serta Dinas Kesehatan Binjai. Faidil menjelaskan peserta donor darah adalah personil Polres Binjai , PNS lingkungan Polres Binjai dan Dispenda serta warga masyarakat sekitar.

Kasat Lantas juga mengimbau kepada warga masyarakat Kota Binjai agar dapat lebih mentaati peraturan lalu lintas dengan melengkapi semua yang diperlukan seperti surat kenderaan, menggunakan Helm serta sabuk pengamanan demi terciptanya keamanan disaat mengendarai kenderaan, tegasnya.

(pp29/tbn)

Tim Pidana Kejatisu Tahan 3 Tersangka

alt

Medan,(Pelita Pos)- Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Pidsus Kejatisu) melakukan penahanan terhadap 3 tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di RSU dr Adrianus Sinaga di Pangururan, Samosir yang berasal dari dana APBN-P senilai Rp 5 miliar, yang merugikan negara hingga Rp 1 miliar. Koordinator Penyidikan Pidsus Kejatisu, Hendrik F Silitonga mengatakannya kepada wartawan, Rabu (15/4). Dikatakannya, tiga tersangka tersebut yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Berlin Hutajulu, Panitia Pelelangan, Ferdinan Sitindaon, dan Rekanan, Andi Sahputra.

Dijelaskannya, penahanan 3 tersangka tersebut berkat penyidikan yang dilakukan pihaknya sebagaimana surat perintah yang sudah dikeluarkan oleh Kajati Sumut, M. Yusni, supaya dilakukan penyidikan terhadap kasus-kasus dalam pengadaan alkes di beberapa rumah sakit di Sumut, seperti di RSUD Perdagangan, Simalungun dan RS Sultan Sulaiman, Serdang Bedagai, dan lainnya.

"Penahanan ini kita lakukan agar para tersangka tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Ini juga untuk memudahkan penyidikan," ungkapnya.
Dalam kasus ini, pihaknya juga sudah menemukan bukti-bukti adanya penggelembungan harga dalam penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS). Sampai saat ini, pihaknya baru menahan 3 tersangka ini. Namun demikian, jelasnya, tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka lain yang akan diperiksa. "Kita juga bekerjasama dengan pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumut," katanya.

Usai diperiksa, ketiga tersangka kemudian digelandang menuju Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta. Ketika digelandang, ketiga tersangka memilih bungkap dan tidak mau menjawab pertanyaan dari awak media dan langsung masuk ke dalam mobil tahanan Kejatisu.

(pp/hmb))

Peringati Hari Kartini 2015 : Kartini Masa Kini Harus Cerdas

alt

Galang,(Pelita Pos)- Sesuai tema peringatan hari Kartini tahun 2015, Harus Cerdas, Bijaksana dan Mampu untuk Memberikan Manfaat kepada Keluarga dan Lingkungan, Ikatan Istri Karyawan PTPN III (IKBI) memperingati acara tahunan itu di gedung pamitran Sei Karang, Galang, Deli Serdang pada tanggal 14 April 2015. Vanda Erwan Pelawi dalam sambutannya mengatakan bahwa Kartini masa kini adalah Kartini yang modern dimana sebagai Kartini tetap berprestasi dengan dasar emansipasi wanita namun tidak lupa kodrat wanita untuk mengutamakan keluarga.

“Kita harus menjadi sosok wanita modern yang cerdas, kritis dan berani melakukan terobosan untuk suatu perubahan yang lebih baik dan Kartini modern adalah wanita yang dengan ilmu yang dimilikinya dapat berkontribusi di bidang yang di gelutinnya untuk kemajuan bangsa dan negara,” katanya di hadapan para istri pimpinan sekaligus pengurus IKBI se PTPN III yang berkumpul dari seluruh distrik wilayah kerja PTPN III.

Sebagai Ketua Panitia, Santi Alexander Maha dalam laporannya mengatakan bahwa dalam memperingati Hari Kartini, para istri yang tergabung dalam IKBI PTPN III mengadakan serangkaian kegiatan diantaranya bazar, ceramah, lomba make up tanpa cermin, persembahan tari-tarian dari Distrik Deli Serdang II, peragaan busana, dan aneka hiburan seperti musik kolintang dan persembahan lagu dari unit kantor direksi.

Direktur Pengembangan, Alexander Maha dalam sambutannya yang mewakili Direksi PTPN III mengharapkan partisipasi aktif kaum ibu dalam mendukung karir suami dengan memberikan dorongan positif. “Semoga tema yang diambil tahun ini akan memberi semangat bagi IKBI dan kita semua,” katanya dengan penuh senyuman.

Kegiatan tahunan ini selalu diselenggrakan dengan meriah karena sebagai wadah silaturahmi para istri pimpinan se PTPN III sekaligus sebagai tempat untuk bertukar informasi dan aneka kegiatan yang positif. Diharapkan ke depan, sesuai tema peringatan, para istri dapat lebih berperan maksimal untuk mendukung karir suami lebih baik sesuai dengan kompetensi.

(rel)

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu 2x200 mega watt (MW) Beroperasi

alt

(Istimewa)

Medan,(Pelita Pos)- Krisis listrik di Sumatera Utara (Sumut) masih terjadi sampai saat ini. Namun, dapat dikurangi setelah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu 2x200 mega watt (MW) beroperasi. Sebelumnya pembangkit ini tidak bisa menyalurkan listrik setelah beberapa tower distribusinya ambruk akibat besi-besinya dicuri.
"Percepatan penyelesaian pembangunan PLTU Pangkalan Susu 2x200 mega watt (MW) unit No.2, dan saat ini sedang dalam proses pengujian untuk unit No.1 adalah upaya PT PLN (Persero) untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara," ujar Manajer Area Pengatur Distribusi (APD) PLN Wilayah Sumatera Utara, Mosses Allo dalam keterangannya, Sabtu (11/4).

Saat ini, PLN Wilayah Sumatera Utara memiliki daya mampu sebesar 1.431 MW dan beban puncak mencapai 1.868 MW, sehingga menyebabkan terjadinya defisit listrik. Apalagi krisis listrik makin diperparah, di mana pada tanggal 17 Februari 2015 pengoperasian PLTU Pangkalan Susu mengalami kendala tidak bisa melayani energi listrik kepada masyarakat Sumatera Utara, karena adanya pengerusakan (penggergajian) member tower oleh orang tak dikenal (OTK) yang menyebabkan tower nomor 214, 215 dan 216 (total 3 tower) yang berada di desa Tanjung Pasir Kecamatan Pangkalan Susu.

Upaya PLN pun segera memasang tower emergency sebanyak 4 (empat) unit walaupun mengalami kendala karena lokasi medan yang sangat sulit di tengah-tengah rawa bakau dan tambak di lokasi kejadian. Ulah pencurian member tower ini telah membuat Sumatera Utara menderita kegelapan karena terjadinya defisit sekitar 160-200 MW yang seyogianya bisa dipasok oleh PLTU Pangkalan Susu.

(dfc/hmb)