Mon01252021

Last update03:59:51 PM GMT

alt

WALI KOTA MEDAN : GURU AGAMA ADALAH PEWARIS NABI

Medan (  PP )

           Keragaman suku, budaya, ras dan agama menjadikan Kota Medan sebagai kota majemuk. Karena kemajemukan tersebut sebagai warga kota yang baik seharusnya memiliki sikap  bertoleransi, tidak saling menjatuhkan dan guru sebagai pendidik berkewajiban menjadi agen sosialisasi kepada generasi muda untuk mempertahankan solidaritas etnis yang ada di Kota Medan. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Drs. H. Musaddad saat membuka acara yang bertajuk Dialog Kerukunan Lintas Agama dengan Guru Guru Agama Kota Medan Tahun 2018 di Madani Hotel Medan, Selasa (31/07). Perhelatan ini resmi dibuka Walikota ini merupakan program tahunan FKUB demi menjaga kerukunan umat beragama di kota Medan.

          Dikatakan Aspem, bahwa guru-guru agama ini adalah pewaris nabi, seharusnya dapat menjadi tauladan khususnya didalam kerukunan.

           "Melalui dialog-dialog seperti inilah kita dapat membangun kota yang aman dan nyaman”. Kata Musaddad.

          Musaddad menambahkan, kegiatan ini penting mengingat Medan merupakan kota besar yang sangat majemuk. Dan, para guru agama dapat berperan melakukan penguatan nilai-nilai keagamaan serta sebagai  ujung tombak dalam merawat juga menjaga kekondusifan kerukunan antarumat beragama di Kota ini.

           Musaddad juga mengajak para guru agar dapat menanamkan dan menyuburkan nilai-nilai kebersamaan.

           "Kita tumbuhkan kesadaran untuk menemukan persamaan, tidak mengedepankan perbedaan. Kita ambil hikmah dalam perbedaan. Kita belajar mengenal melalui perbedaan," sebut Musaddad.

           Musaddad pun berharap para guru agama lintas agama  di Kota Medan  agar bersinergi membangun dan memelihara kekondusifan kerukunanan umat beragama.

            Sebelumnya, Ketua FKUB Kota Medan, Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd, mengatakan, salah satu tujuan dilaksanakan dialog adalah  untuk mempererat silaturrahmi antara sesama guru agama lintas agama juga dengan FKUB Medan.

           "Dialog ini juga bertujuan, agar para guru agama lintas agama  dapat menyampaikan pesan- pesan kerukunan  di lingkungan dan tempat tugasnya masing-masing," terangnya.

            Dialog ini diikuti sebanyak 150 guru agama lintas agama. Berlangsung mulai pagi hingga siang. Bertindak sebagai narasumber Kakan Kemenag Medan, Al Ahyu, dengan materi Kebijakan Pemerintah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag yang memaparkan tentang Peran Guru                     Dalam Pendidikan Kerukunan Umat Beragama.

           Turut pula menjadi narasumber Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd yang menyampaikan tentang Peran FKUB Dalam Membina Kerukunan Guru-guru Agama dan Pendeta Erwin Tambunan, M.Th. (RF)

 
 
 
 

Wali Kota Lepas Keberangkatan Jemaah Haji KBIH Al Mukarromah

Medan

           Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si melepas keberangkatan jemaah haji KBIH Al Mukarromah, Selasa (31/7)  di Jalan Prajurit, Medan Timur.

           Wakil Wali Kota mengucapkan selamat jalan dan mendoakan agar seluruh calhaj yang berangkat diberikan Allah SWT kekuatan,  kesehatan, serta keselamatan sehingga dapat menjalankan seluruh ibadah haji dengan baik.

           Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh calhaj fokus dan khusyuk dalam menjalankan ibadah sehingga nantinya sehingga seluruh ibadah hajinya diterima Allah SWT.

           Beliau berpesan kepada seluruh calhaj, selalu menjaga nama baik Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, serta menjaga kekompakan antarjemaah. 

           Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh calhaj agar menjaga kesehatannya masing-masing. Sebab, dituntut fisik dan tubuh yang bugar agar dapat melaksanakan semua rukun ibadah haji.

           Jumlah jemaah haji dari KBIH Al Mukarromah sebanyak 142 dan tergabung dalam Kloter 10. Salah satu jemaah adalah Kasatpol PP, M Sofyan, S.Sos. Mereka akan bertolak ke Tanah Suci besok pukul 10.00 WIB melalui Bandara Kuala Namu.

           Sebelumnya, pimpinan KBIH Al Muqarromah H Sangkot Satagih MH menyampaikan terimakasih kepada Wakil Walikota Kota Medan untuk memberangkatkan tamu Allah menuju Asrama Haji Medan untuk bertolak ke Tanah Suci.

           Perhatian dan keperdulian Pemerintah Kota Medan ini menjafi spirit bag jemaah Al Muqarromah agar dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan kembali ke Tanah Air menjadi haji mabrur. ( Y H )

 
 
 
 

Walilota Buka Seminar Pencanangan Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Radikalisme

Medan (PP)

              Wali Kota Medan Drs.H.TDzulmi Eldin S, MSi membuka Seminar Pencanangan Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Radikalisme di Ruang Rapat III, Balai Kota, Sabtu ( 28/07). Seminar yang digelar Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (Artipena) Sumut ini diharapkan mampu  mendorong generasi muda untuk menjadi agen - agen pemersatu bangsa yang anti Narkoba dan anti Radikalisme.

              Dalam seminar ini Hadir sekaligus Keynote Speakers,  Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Drs. Marsauli Siregar, SH, Sekjen Artipena Pusat, Zainal Arifin, ST , Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Sumatera Utara, Prof Dian Armanto, MPd dan Ketua Artipena Sumut sekaligus Rektor Universitas Panca Budi, Dr. M. Isa Indrawan, SE serta Akademisi dan Mahasiswa peserta Seminar.

             Dikatakan Wali Kota, bahaya narkoba dan radikalisme saat ini dirasakan semakin menjadi fenomena utama kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Oleh karena itulah Narkoba dan Radikalisme merupakan aspek penting yang harus terus kita gaungkan , sebagai salah satu benteng yang kuat guna menjaga kualitas  generasi kita  yang cerdas. Selain itu berdampak pada keutuhan dan persatuan nasional Indonesia.

              "Ada faktor internal dan eksternal tantangan bangsa kita kedepan, kedua faktor ini sering dibicarakan dalam forum. Bagi saya apapun bentuk tantangannya, kuncinya adalah Cinta Tanah Air  dan bagaimana kita mampu merubah tantangan menjadi peluang.  Artinya generasi muda kita harus diberi pengetahuan untuk menghadapi tantangan tersebut, salah satunya dengan digelarnya seminar ini", kata Wali Kota.

                Dijelaskan Wali Kota, Kota Medan merupakan Kota yang Multikulturalisme dengan berbagai suku, budaya dan agama yang mampu hidup berdampingan dengan damai, aman dan nyaman. Walaupun demikian Kota Medan juga memiliki generasi muda yang besar, yang berdaya saing dan kreatif serta up to date terhadap perkembangan zaman yang tentunya sangat rentan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan radikalisme.

              "Rasa Cinta  kepada tanah air harus tetap menjadi benteng kuat bagi kita semua khususnya generasi muda ditengah berbagai fenomena trend globalisasi yang begitu dinamis. Terlebih dengan perkembangan teknologi informasi seperti Media Sosial yang sangat mudahnya berbagai informasi baik itu positif maupun negatif dengan mudah tersebar. Sehingga dengan rasa cinta tanah air maka akan ada filter dari informasi tersebut", jelas Wali Kota.

              Melalui Kegiatan ini Wali Kota mengajak, membangun rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara setia pada Pancasila dan ideologi bangsa dan rela berkorban untuk bangsa dan negara serta kesadaran penuh untuk bersatu padu menolak narkoba dan mencegah paham radikalisme di tengah-tengah lingkungan kita.

              "Saya berharap para peserta Seminar ini dapat menjadi Agen - Agen Pemersatu bangsa, anti Radikalisme dan juga siap memerangi Narkoba dimana pun, kapanpun serta dalam situasi apapun. Mari kita Jaga bersama Kesatuan dan Persatuan Negara Republik Indonesia ", harap Wali Kota.

              Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Medan bersama Ketua Artipena Sumut menandatangani MoU Pencanangan Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Radikalisme yang disaksikan Ketua BNNP Sumut, Sekjen Artipena Pusat dan Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Sumut. ( YH )

 
 
 
 

Wakil Walikota Tinjau Parit PTP Di Marelan.

Medan (PP)

             Wakil Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution MSi meninjau parit PTP, Senin ( 30/7) di Marelan Kelurahan Tanah 600.

             Selain Wakil Walikota juga hadir anggota DPRD Kota Medan Suryanto, Camat Medan Marelan Drs Khairunisa, Lurah Tanah 600 Ramli Lubis dan seluruh Kepala Lingkungan.

             Parit PTP ini berada di perbatasan kota Medan dengan Deli Serdang. Parit ini sekarang sedah tertutup dengan rumput,   kayu kayu patahan dan lumpur.

            Sebelum Tahun 2017 parit PTP ini tertutup total, sehingga bila turun hujan lebat banyak rumah kebanjiran.

          Pada awal tahun 2017   Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin mengintruksikan kepada Dinas PU Untuk membuka kembali parit tersebut dengan tujuan agar dimusim hujan air yang dapat ditampungnya dan  terus menuju Sungai badrah. 

             Dengan dibukanya parit PTP ini  masyarakat sekitar tidak lagi mengalami kebanjiran bila turun hujan.

             Namun belakangan ini parit tetsebut mulai tertutup oleh  rumput dan kayu kayu patahan sehingga arus air mulai tersumbat menuju Sungai Badrah dan air meluap menggenangi rumah penduduk kemabli. 

            Camat Medan Marelan Drs Khairunisa, untuk mengatasi penyumbatan parit PTP Ini mengarahkan 30 personil P3SU ( Petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum) untuk melakukan pembersihan.

            Wakil Walikota dalam arahannya kepada Lurah dan Kepala Lingkungan untuk melakukan gotong royong secara rutinitas setiap minggunya agar parit PTP ini tidak tertutup kembali.

            Dalam arahannya itu, Wakil dengan tegas mengatakan bila sarannya itu tidak dilaksanakan oleh Lurah dan Kepela Lingkungan agar Camat dapat melaporkannya," ujar Wakil Walikota.

            Menurut Wakil,  parit ini cukup besar sebagai saluran pembuangan air bila turun hujan menuju sungai.  Panjang  parit ini lebih kurang dua setengah KM dan lebarnya lebih kurang 2 meter. Bila parit ini bersih maka air akan lancar  alurannya. Parit PTP ini dapat menampung jutaan kubik   air yang akan dialirkan ke Sungai, " ucap Akhyar. ( Y H )

 
 
 
 

Wali Kota Medan Apresiasi PT Link Net Dukung Pembangunan Medan Smart City

Medan (PP)

              Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S ,MSI diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Ir.H Syaiful Bahri Lubis, MSI menerima audiensi PT Link Net Tbk di ruang Khusus Sekda, Kantor Wali Kota, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (26/07). Selain bersilaturahmi, kehadiran PT Link Net Tbk ini guna menawarkan program untuk pembangunan di kota Medan khususnya dibidang Teknologi Informatika.

              Dijelaskan Direktur Sales dan Marketing PT Link Net Tbk, Sutrisno Budi Dharmawan yang hadir bersama Public Service PT Link Net Tbk, Sapto Handoyo Jati dan General Manager PT Link Net Tbk Medan, Andi Tanadi menjelaskan bahwa saat ini Perusahaannya yang bergerak di bidang Teknologi Informatika  yang dikenal  dengan First  Media terus berkembang tidak hanya di pulau Jawa tetapi di luar pulau Jawa. Untuk i Kota Medan kita sudah melaunching beberapa waktu lalu dan telah mengembangkan jaringan di beberapa titik.

              "Setelah dilaunching, saat ini pelanggan kita sudah 100 ribu lebih, dan ini akan terus bertambah sejalan dengan pengembangan jaringan yang kita lakukan. Artinya seluruh wilayah di Kota Medan baik itu di kelurahan akan terjangkau oleh jaringan, sehingga teknologi informatika dapat digunakan seluruh warga Medan", jelasnya.

              Dijelaskan, Sutrisno Budi, dengan hadirnya First Media di Kota Medan, pihaknya juga akan menawarkan program kepada Pemko Medan yakni Balai Kota Channel. Artinya program ini nantinya akan berisi konten pembangunan kota Medan baik itu, pelayanan kepada masyarakat di bidang Administrasi,  Pendidikan dan Kesehatan. Program ini sudah diterapkan di Provinsi DKI Jakarta dan Kota Bandung. dengan program ini masyarakat mudah mengetahui perkembangan kota.

              "Segala kegiatan pembangunan  Pemko Medan  juga dapat tampilkan di Balai Kota Channel dan dapat disaksikan oleh seluruh warga. Artinya kami hadir untuk mempermudah Pemerintah daerah dalam menyebarkan informasi kepada publik", jelasnya.

              Selanjutnya dijelaskan Sutrisno Budi, selain program Balai Kota Channel di Provinsi DKI Jakarta dan Kota Bandung, pihaknya juga bekerjasama untuk mensupport Smart City di kota tersebut terutama di Command Center dan Data Center. Atas dasar tersebut kami juga berkomitmen akan membantu Pemko Medan dalam menjadikan Medan Smart City dengan mensupport di Command Center dan Data Center.

              Sekda Kota Medan Ir.H Syaiful Bahri Lubis,  MSI didampingi Kadis Kominfo, Zain Noval  SSTP, MAP mengungkapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan PT Link Net untuk Menjadikan Medan Smart City denga mensuplai jaringan Teknologi Informatika di Kota Medan. Artinya saat ini Pemko Medan tengah menjadikan Medan Smart City, tentunya diperlukan dukungan teknologi informatika guna mewujudkannya.

              "Pemko Medan saat ini membangun Command Center dan Data Center yang dikelola Dinas Kominfo. Artinya Kami memiliki Konsep dan PT Link Net memiliki infrastruktur tentu jika bekerja sama akan memudahkan menjadikan Medan Smart City", kata Sekda.

              Untuk Program Balai Kota Channel yang ditawarkan, dihadapan Dekan Fisip USU, Dr Muriyanto Amin, MSI yang juga hadir sebagai akademisi dalam program Medan Smart City, Sekda menyampaikan dukungannya, sebab melalu program ini, seluruh kegiatan pembangunan kota dapat ditampilkan sehingga masyarakat akan mengetahui perkembangan pembangunan yang telah di lakukan pemerintah Kota.

              "Pemko Medan mengapresiasi dukungan PT Link Net dalam menjadikan Medan Smart City dan program Balai Kota Channel yang ditawarkan. Tentunya teknologi informatika yang diberikan ini akan berdampak dengan Pembangunan Kota. Artinya masyarakat akan dapat dipermudah mendapatkan pelayanan dengan program ini", jelas Sekda. (RF)