Sat09222018

Last update12:13:07 AM GMT

alt

Mubaligh Batam Siap Isi Ceramah Ramadhan

alt

Batam,Pelita Pos-Walikota Batam, Ahmad Dahlan melepas mubaligh untuk mengisi ceramah agama di bulan Ramadhan 1436 Hijriyah. Pelepasan mubaligh ini dilaksanakan di Asrama Haji Batam Centre, Senin (15/6).

Ketua Persatuan Mubaligh Batam, Zulkarnain Umar berpesan agar para mubaligh bersiap menghadapi bulan Ramadhan. Selain itu ia juga meminta mubaligh agar memperhatikan materi serta cara penyampaian ceramah.

“Jangan cepat membid’ahkan, menyalahkan perbuatan orang, jangan menyampaikan hal yang bisa menimbulkan konflik,” ujar Zulkarnain.

Tak hanya itu, ia juga berpesan kepada para mubaligh agar tidak terbawa arus politik. Jangan sampai ada pesan-pesan politik praktis yang disisipkan dalam isi ceramah.

“PMB secara organisasi tidak akan berpolitik praktis. Tapi mubaligh bukanlah orang yang awam dengan politik. Karena itu kami harap bisa menempatkan diri dengan baik,” pesannya.

Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengucapkan terimakasih kepada mubaligh yang telah bersedia mengisi ceramah selama bulan Ramadhan. Karena peran pemerintah saja tidak cukup untuk mengurus Batam, harus bekerjasama dengan organisasi.

“Mudah-mudahan para mubaligh dan kita semua bisa melakukan dakwah yang baik di Kota Batam ini. Dan semoga jadi amal jariah bagi kita semua,” kata Dahlan.

Ia meminta masyarakat khususnya mubaligh, tidak mempermasalahkan perbedaan. Misalnya perbedaan dalam jumlah rakaat shalat tarawih, menggunakan qunut atau tidak, dan lainnya.

“Marilah kita menyatukan hati masyarakat Batam. Pertama sesama muslim. Kemudian merajut hati-hati antara seluruh masyarakat Batam tanpa membedakan agama,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara PMB dengan KPPAD Provinsi Kepri yang tujuannya agar mubaligh turut menyuarakan tentang perlindungan anak. Serta MoU antara PMB dengan Masyarakat Ekonomi Syariah. Rencananya mubaligh juga akan diberikan pelatihan tentang ekonomi syariah ini di Bank Indonesia. Tujuannya agar masyarakat yang beragama islam memahami dan menerapkan ekonomi syariah, dengan dimulai dari para mubaligh.

(rel.pp29)