Sat09222018

Last update12:13:07 AM GMT

alt

Jokowi Kagumi Industri Shipyard Batam

alt

Batam,Pelita Pos- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengaku lebih kagum dengan industri galangan kapal di Batam dibanding shipyard luar negeri yang pernah ia kunjungi.

“Saya kagum dengan industri shipyard di Korea Selatan yang saya kunjungi dalam kunjungan kenegaraan beberapa waktu lalu. Tapi setelah lihat di sini, saya lebih kagum,” kata Jokowi, saat meninjau proyek kapal di PT Anggrek Hitam, Kabil, Batam, Senin (22/6).
 
Melihat fasilitas dan cara kerja galangan kapal di Batam, Jokowi berjanji akan memberikan proyek pesanan kapal ke industri dalam negeri. Bahkan Jokowi melarang jajaran kementerian maupun BUMN untuk membeli kapal dari luar negeri.
 
“Tidak boleh lagi pesan ke luar. Ngapain pesan ke luar kalau kita sendiri bisa membuatnya,” tutur Jokowi.
 
Sekembali ke Jakarta, Jokowi berjanji akan mengumpulkan kementerian terkait untuk mendata kebutuhan kapal lima tahun ke depan. Daftar tersebut akan disinkronkan dengan kemampuan produksi industri shipyard dalam negeri.
 
Kepada para pengusaha, Jokowi meminta agar proses produksi kapal menggunakan komponen lokal. Ia berharap agar persentase penggunaan komponen lokal bisa ditingkatkan secara bertahap dari angka 40 persen saat ini.
 
Jokowi menilai perkembangan industri galangan kapal di Batam sangat luar biasa karena kini jumlahnya sudah mencapai 106 perusahaan. Pertumbuhan industri galangan kapal ini, kata Jokowi, selaras dengan program poros tol laut.
 
Pernyataan orang nomor 1 di Republik Indonesia ini disambut baik Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani. Ia berharap pemerintah pusat bisa mendorong instansi pemerintah memesan kapal ke perusahaan dalam negeri khususnya Batam.
 
“Agar tumbuh dan berkembang perlu didorong pesanan dari dalam negeri. Supaya tidak layu sebelum berkembang,” ujarnya.
(rel/mcb)