Sat10212017

Last update03:01:01 PM GMT

alt

Walikota : Selama Benar, Tak Perlu Takut Gunakan Anggaran

alt
 
Batam,Pelita Pos– Walikota Batam mengundang Kepala Kejaksaan Negeri Batam dan Kepala Kepolisian Resor Kota Barelang untuk membahas arahan Presiden RI tentang pelaksanaan proyek pembangunan.
 
“Tindaklanjut arahan Presiden, Kapolri, Kajagung, dan Gubernur seluruh Indonesia. Pemerintah daerah melaksanakan hal yang sama. Saya, Kajari, dan Kapolres yang diwakili Wakapolres memberikan penjelasan kepada SKPD pelaksana,” kata Walikota Batam, Ahmad Dahlan usai pertemuan di aula Lantai IV Kantor Walikota Batam, Selasa (22/9).
 
Arahan yang disampailkan antara lain tentang bagaimana supaya daya serap daerah ini terus meningkat. Karena rata-rata nasional, penyerapan anggaran baru di atas 20 persen.
 
Dahlan mengklaim kondisi Batam cukup baik dibanding daerah lain. Saat ini penyerapan anggaran daerah sudah mencapai 50 persen, dan merupakan yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.
“Disinyalir penyebab lambatnya daya serap ini adalah kekhawatiran pengguna anggaran. Mereka khawatir dengan masalah hukum, khawatir dipanggil,” ungkap Dahlan.
 
Oleh karena itu pemerintah menggandeng Kejaksaan dan Kepolisian untuk menjelaskan kepada pengguna anggaran bahwa selama proyek dilaksanakan sesuai dengan ketentuan, maka tak perlu ada yang dikhawatirkan.
 
“Selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada, silakan jalan terus, jangan khawatir. Selama benar, tak perlu takut. Kapolres dan Kajari sudah menjamin,” tegasnya.
 
Dalam rapat ini kepolisian dan kejaksaan juga menyatakan kesediaannya untuk pendampingan dalam pelaksanaan pembangunan. Namun SKPD pelaksana diminta koordinasi bila ada hal yang tidak dipahami terkait masalah hukum ini. Selain itu seluruh pokja pengadaan juga akan melakukan briefing dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan, sebelum melaksanakan kegiatan.
 
“Setelah ini, targetnya semoga tercapai semua. 100 persen bisa tercapai,” kata Dahlan optimis. (Rel/mcb)