Mon08202018

Last update01:54:12 AM GMT

alt

WARTA KOTA

Dinas Pendidikan Medan Sarang Pungli

alt

 

Medan (Pelita Pos)- Kalangan guru di Kota Medan mengeluhkan adanya pengutipan liar (Pungli) yang dilakukan oknum pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan saat pencairan dana  insentif guru. Hal itu dianggap sangat memberatkan sehingga perlu perhatian Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan. Keluhan itu disampaikan sejumlah guru SD, SMP dan SMK kepada Awak media di Medan yang minta namanya dirahasiakan Selasa (16/2).



Menurut mereka, setiap pencairan dana  insentif tersebut para guru terkesan dipaksa memberikan  uang Rp 100 ribu-200 ribu per orang. Jika tidak diberikan proses pemberkasan insentif  guru pada bulan berikutnya dipersulit.    

Dikatakan,  sebagian guru yang tidak mau dikutip juga ditakut-takuti dan akhirnya terpaksa memberikan  imbalan demi kelancaran pencairan dana insentif yang disalurkan per triwulan tiap tahun.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kota Medan Drs H Ramlan Tarigan MPd ketika dikonfirmasi menegaskan, Disdik Kota Medan tidak membenarkan adanya pengutipan di Dinas Pendidikan Kota Medan. Bila terbukti akan ditindak tegas .

Diharapkan kepada segenap guru atau pendidik yang merupakan korban pengutipan agar melaporkan oknum pegawainya kepada Kadisdik Kota Medan maupun Sekdisdik Kota Medan dengan melampirkan bukti jelas guna ditindak lanjuti. (sIB

 
 

alt

alt