Thu05242018

Last update12:53:22 PM GMT

alt

YAYASAN MEDAN PERS MENGGELAR PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP DALAM BIDANG JURNALISTIK

alt

 

Foto bersama Kadis Kominfo Sumut Dr. H. Asren Nasution, MA, para peserta diklat jurnalistik, Pimpinan Yayasan Medan Pers serta para undangan.

Medan, Pelitapos

Plt Gubsu H.Gatot Pudjonugroho ST membuka resmi Diklat jurnalistik yang diwakili Kadis Infokom Sumut DR. H. Asren Nasution MA, Kadis Pendidikan Medan diwakili Ka.Pls Drs. Abdul gani, Direktur Yayasan Medan Pers Iman Santoso ST; Anggota DPRD Sumut H. Maratua Siregar, Anggota Komisi Penyiaran Daerah Sumut, Mutia Atiqah, SS. bertempat di Amaliun Hall Jl. Amaliun Medan. (17/09)

Gubsu Melalui Kadis Infokom Sumut DR. H. Asren Nasution, MA mengaku bangga dan menyambut baik diklat ini guna meningkatkan SDM. Khususnya di bidang pers dan jurnalsitik. Karena ini upaya membantu pemerintah meningkatkan kualitas jurnalis dalam menyampaikan informasi kebijakan pemerintah, khususnya di sumut.

Menurut Gubsu, pembangunan yang sedang giat -giatnya dilaksanakan baik oleh pemerintah masyarakat maupun swasta dari tahun ketahun menunjukkan kemajuan yang cukup menggembirakan secara demokratis, begitu juga dengan perkembangan dunia pers.

                Kadis Pendidikan medan dalam sambutannya yang disampaikan Drs. Abdul gani mengemukakan sangat mendukung upaya yang dilakukan Yayasan Medan Pers, dalam rangka pembinanaan SDM dibidang pers, terlebih di era kebebasan dan teknologi canggih dewasa ini. berharap YMP lebih meningkatkan perannya lagi khususnya dalam mencetak kader-kader wartawan yang terampil /profesional dan bermoral.

Ketua komisi DPRD Sumut H.Maratua Siregar menambahkan. Pers memiliki peranan yang sangat penting ." Tak dapat dipungkiri lagi, saya sekarang menjabat menjadi anggota dewan juga tidak terlepas dari andil pers. Mantan ketua DPRD Tapteng ini sangat prihatin kurangnya perhatian yang dilakukan pemerintah daerah terhadap yayasan lembaga kursus jurnalistik Medan ini, pada hal kata anggota DPRD Fraksi PAN ini pers merupakan instrumen demokrasi, dan memiliki andil yang besar didalam memberhasilkan program pembangunaan ini, industri media massa salah satu industri yang menjanjikan/berkembang pesat seiring dengan dikeluarkannya UU pers No.40 Tahun 1999 Bisnis ini telah mampu menyerap ribuan tenaga kerja .

                Dalam diklat tersebut diisi diskusi publik. bertindak sebagai pembicara (keynot speaker) Muhammad Guntur (Sejarah Pers , teknik mencari dan menulis berita/feature) Drs, Bahrunm Djamil (Pers dan jurnalistik) (BD04)

 

alt

alt