Thu05242018

Last update12:53:22 PM GMT

alt

Gatot Serahkan DIPA 2014 Rp.48,713 Triliun

alt

PELITAPOS - Medan. Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST MSi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2014 senilai Rp 48,713 triliun kepada para muspida, pimpinan satuan kerja, serta para bupati/walikota di Provinsi Sumut, di Aula Martabe Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (19/12).

Dalam kesempatan tersebut, Gubsu juga menyerahkan DIPA kementerian dan lembaga tahun 2014 kepada pimpinan 43 kementerian dan lembaga pengelola dana belanja APBN. Selain itu, Gubsu menyerahkan alokasi dana transfer ke daerah untuk masing-masing provinsi kepada para bupati/walikota di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Untuk wilayah Sumut, alokasi anggaran yang telah ditetapkan untuk anggaran 2014 sebesar Rp 48,713 triliun, dengan rincian satker vertikal kementerian/lembaga sebesar Rp 14,86 triliun, SKPD dalam rangka dekonsentrasi sebesar Rp 300,55 miliar, SKPD dalam rangka tugas pembantuan sebesar Rp 384,36 miliar dan SKPD dalam rangka urusan bersama sebesar Rp 510,17 miliar. Kemudian transfer ke daerah untuk provinsi sebesar Rp 3,46 triliun, transfer ke daerah untuk kabupaten/kota sebesar Rp 29,196 triliun."Saya ingin mengingatkan saudara-saudara bahwa alokasi anggaran yang kita sediakan relatif besar dari keseluruhan volume belanja APBN tahun 2014. Anggaran tersebut akan sangat bermanfaat untuk mencapai sasaran pembangunan dalam tahun 2014, utamanya untuk memacu pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta menjaga lingkungan," ujar Gatot.

Pemanfaatan dana dalam DIPA tahun 2014, menurutnya, menjadi tanggungjawab sepenuhnya dari Pengguna Anggaran. "Oleh karena itu, saya minta saudara-saudara untuk memanfaatkan secara maksimal anggaran negara melalui program-program pembangunan yang saudara laksanakan," pinta Gubsu.

Dia merinci beberapa program strategis yang perlu mendapat perhatian yaitu pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan dan energi, transportasi publik, program perlindungan sosial, seperti bantuan operasional sekolah, bantuan siswa miskin, program keluarga harapan, program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri, kredit usaha rakyat, dan sistem jaminan sosial nasional bidang kesehatan, maupun dalam menjaga pelaksanaan pemilu tahun 2014 agar berjalan demokratis, lancar, aman, jujur, dan adil.

Sementara Plh Kakanwil Pembendaharaan Fardi Harto meminta agar penggunaan anggaran secara efesien dan tepat guna sesuai dengan prinsip-prinsip good governance. "Mari kita cegah penyalahgunaan dan kebocoran anggaran melalui perencanaan yang kredibel, pelaksanaan yang akuntabel dan pengawasan yang penuh disiplin," paparnya
Bupati Labuhan Batu dr Tigor Panusunan Siregar SpD menyambut baik saran pemerintah Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk menprioritaskan sektor insfrastruktur dalam hal pengolah anggaran tahun 2014. "Masih ada dua kecamatan yang infrastruktur di Labuhan Batu yang masih terkendala yakni Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan yang untuk 2014 menjadi prioritas pembangunan, akan kita upayakan pembangunan secara merata," paparnya. (MB)

 

alt

alt