Mon06252018

Last update01:54:12 AM GMT

alt

WARTA KOTA

Wakil Wali Kota Medan Buka Sosialiasi Pengintegrasian Data dan Aplikasi Terkait E- Government

PelitaPos – Medan,Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution Msi membuka Sosialisasi Pengintegrasian data dan Aplikasi terkait E- Government di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (22/03). Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menambah ilmu pengetahuan masing - masing OPD dalam pengintegrasian data sehingga menjadikan Kota Medan sebagai Smart City.

            Dalam Sosialisasi Pengintegrasian data dan Aplikasi terkait E- Government ini diisi Narasumber dari Kementerian Kominfo RI,  Perwakilan Dirjen Aplikasi Informatika Direktorat  E- Government, Bambang Dwi Anggono, S.Sos, M, Eng, CEH. Hadir juga Sekda Kota Medan Ir H Syaiful Bahri Lubis, Kepala Dinas Kominfo Zain Noval SSTP, MAP dan seluruh Pimpinan OPD serta Camat se Kota Medan.

Read more:

PEMKO MEDAN JAJAKI TEKNOLOGI "MICRO-ORGANISMS" UNTUK KELOLA SAMPAH DI KOTA MEDAN

PelitaPos - Medan, Pemerintah Kota Medan akan menjajaki penggunaan teknologi Pengelolaan Sampah Kota "Wastes To Energy Project" berbasis Micro-Organisms untuk mengelola persampahan yang ada di Kota Medan. Nantinya sampah yang diolah ini akan dikonversi menjadi energi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Medan secara luas.

          Hal tersebut terungkap saat Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S. M.Si menerima audiensi President Director PT ISIS Megah Manon Manugra di Rumah Dinas Walikota Medan, Selasa (20/3).

Read more:

PEMKO MEDAN PASTIKAN PROGRAM PEMERINTAH KOTA PRO PENANGGULANGAN KEMISKINAN

PelitaPos – Medan, Pemerintah Kota Medan terus berupaya untuk meningkatkan program pembangunan kota dengan fokus pada penanggulangan kemiskinan di Kota Medan melalui berbagai program kesejahteraan sosial masyarakat.

Read more:

SEKDA AJAK PERANGKAT DAERAH DUKUNG PENGINTEGRASIAN DATA MENUJU MEDAN SMART CITY

PelitaPos – Medan, Pengintegrasian data harus didasari atas komitmen dan keinginan bersama sehingga dapat saling mengisi demi kemajuan Kota Medan. Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Medan, Ir. Syaiful Bahri saat memimpin Rapat Pengintegrasian Data Organisasi Perangkat Daerah dan Pengisian Kuesioner Gerakan 100 Smart City, di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (9/2).

Read more:

PEMBELIAN LAHAN EKS RS MARTONDI TAK TRANSPARAN,BERAROMA KKN

altMEDAN (Radar Medan  -Pemerintah Kota Medan mengaku sudah mengalokasikan anggaran untuk pembelian lahan bekas Rumah Sakit Martondi, Jalan Letda Sudjono. Anggaran tersebut tertampung ada pada Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB).

 

Read more:

SEKDA KOTA MEDAN : PEMKO AKAN DAMPINGI PROSES RELOKASI PEDAGANG KE PASAR MARELAN

PelitaPos - Medan, Pemerintah Kota Medan akan mendampingi proses relokasi Pedagang Kaki Lima dari Lokasi Pasar Lama ke lokasi Pasar Marelan. Proses relokasi ini akan dimulai pada esok hari, Jumat (2/2).

Hal ini terungkap dalam pembahasan Persiapan Pengoperasionalan Pasar Marelan di Ruang Rapat I Kantor Walikota Medan, Kamis (1/2) yang dipimpin oleh Sekda Kota Medan Ir. Syaiful Bahri, didampingi Kasatpol PP Kota Medan M. Sofyan S.Sos, MAP dan Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya.

Read more:

Perlu Dikaji Ulang : Bebas Visa Picu Penyalahgunaan Izin Kunjungan Wisatawan Manca Negara di Sumatera Utara

altMedan (Pelita Pos) Wisatawan manca negara yang menyalahgunakan izin kunjungan mereka ke Indonesia masih kerap ditemukan di Sumatera Utara. Kebijakan bebas visa kunjungan yang diberlakukan bagi 168 negara ke Indonesia untuk mendukung kunjungan wisata disinyalir menjadi salah satu penyebabnya.

Read more:

Walikota Medan Harapkan Bank Mega Syariah Beri Kredit Ringan Pada Pengusaha UMKM

alt

PelitaPos – Medan, Walikota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, MSi meresmikan Relokasi Bank Mega Syariah, Kantor Cabang Medan, Senin (15/1) di Jalan Iskandar Muda.  Saat itu, Walikota mengimbau kepada pihak Bank Mega Syariah memberikan kredit ringan kepada pengusaha UMKM Medan. Sebelumnya, Bank ini berlokasi di kawasan Jalan Kapten Muslim Medan.

Read more:

35 Karyawan Menerima Ijasah Program Tugas Belajar Diploma dari IPB & Sertifikat Profesi LSP-PHI

Medan,Pelita Pos- Sekitar tiga tahun lalu sebanyak tiga puluh lima orang setingkat mandor untuk tanaman sawit dan karet dikirim untuk mengikuti tugas belajar selama tiga tahun di IPB. Program ini dimaksudkan untuk mendorong pembaharuan sumber daya manusia ditingkat asisten bidang teknologi produksi dan manajemen perkebunan. Kini 35 orang tersebut telah berhasil melampaui program belajar dan siap ditempatkan sesuai kebutuhan perusahaan. 

“Kita semua patut bahagia dan bangga karena 35 karyawan mendapat ijasah sekaligus sebanyak dua buah yakni ijasah diploma tiga dari IPB dan sertifikat profesi di bidang perkebunan. Hal ini kali pertama dalam jumlah yang besar dari lembaga sertifikasi bidang perkebunan dan holtikultura. Tentunya kebanggaan ini akan berimplikasi positif kepada pekerjaan sehari-hari,” kata Ahmad Manggabarani, Ketua Badan Pengarah LSP-PHI. 

Samianto, mewakili karyawan tugas belajar mengucapkan terimakasih kepada manajemen PTPN III. “Karena bisa mengikuti program tugas belajar di IPB selama tiga tahun maka pengetahuan dan kompetensi kami para karyawan khusus untuk tanaman sawit dan karet semakin bertambah. Kami berjanji untuk menggabungkan teori selama kuliah dan praktek sebelumnya untuk perusahaan ini sehingga bisa meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya,” katanya antusias. 

Iwan Riswandi, mewakili Direktur Program Diploma IPB pun menuturkan bahwa IPB banyak memiliki program belajar aplikatif untuk berbagai jenjang dari diploma satu hingga program doktoral terapan yang telah dimanfaatkan perusahaan swasta sebelumnya untuk meningkatkan kualitas SDM. 

Nurhidayat, Direktur Pelaksana Operasional PTPN III, mengucapkan selamat kepada seluruh karyawan PTPN III yang telah menyelesaikan studi diploma di IPB selama tiga tahun dan telah pula mendapatkan pendidikan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Perkebunan dan Holtikultura Indonesia. Diharapkan dengan kedua sertifikat tersebut akan memacu semangat dan aktualitas diri dari seluruh peserta yang kini memasuki program OJT (on The Job Training) dari perusahaan yang nantinya setelah berhasil melampaui tahapan evalusiasi akan mengisi posisi sebagai asisten tanaman di masing-masing kebun sesuai kebutuhan.(humas)

 

alt

alt