Mon06252018

Last update01:54:12 AM GMT

alt

WARTA KOTA

Pura2 Ibadah Minggu,14 Tahanan Pancurbatu Kabur, Penjaga Dilumpuhkan

alt

 MEDAN (Pelita Pos) - Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pancurbatu Inspektur Polisi Satu (Iptu) Herman Sembiring mengatakan, belasan tahanan, Rumah Tahanan CabangPancurbatu kabur usai beribadah di dalam rutan."Setiap hari Minggu, tahanan yang non muslim menjalankan ibadah. Jadi selepas beribadah, mungkin mereka liat hanya ada satu petugas yang berjaga. Sehingga, langsung merampas kunci dari petugas di pintu depan," ujarnya saat dihunungi, Minggu (1/11/2015) siang.

Dia menuturkan, berdasarkan keterangan para saksi diketahuitahanan yang kabur dari pintu depan lari ke belakang rutan. Setelah itu, para tahanan berpencar ke berbagai arah seperti Brastagi dan Kota Medan.

"Seluruh tahanan yang kabur berpencar ke berbagai arah. Ada yang naik angkutan kota ke arah Medan dan adapula ke arah Brastagi. Saya sudah kerahkan anggota untuk melakukan penyisiran ke berbagai kawasan," katanya.

Pada pemberitaan sebelumnya, 14 tahanan berhasil kabur dari Rumah Tahanan Cabang Pancurbatu, setelah memukul petugas rutan yang berjaga di pintu depan, Minggu (1/11/2015), sekitar pukul 09.00 WIB

Herman menuturkan sebelumnya, ada 15 tahanan yang berhasil kabur. Tapi, petugas sudah menangkap satu tahanan ketika mau naik angkutan kota.

"Sebenarnya ada 15 tahanan yang kabur. Hanya saja satutahanan berhasil kami tangkap. Jadi para tahanan kabur setelah mendorong dan memukul petugas yang menjaga di pintu depan," ujarnya saat dihubungi, Minggu siang.(tm)

 

Masyarakat Resah, Kejari Belum Mampu Mengkap Kelbali Penjahat Kelas Kakap Yg Kabur

 

alt

Medan ( Pelita Pos). Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan belum mampu menangkap dua tahanan yang melarikan diri semasa proses hukum kasusnya sedang berjalan. Kinerja buruk KejariMedan ini menjadi catatan merah bagi Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu).

Read more:

Kota Depok Pelajari Pola Skema KPBU Kota Medan

Medan (PP)

                Wali kota Medan diwakili Sekda Kota Medan Ir. H Syaiful Bahri Lubis Msi menerima kunjungan Pemerintahah Kota (Pemko)Depok, Provinsi Jawa Barat di Ruang Rapat I, Kantor Wali Kota, Selasa (17/04). Kunjungan ini dalam rangka studi banding untuk mempelajari Pola Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Rencana Pembangunan Proyek Light Rapid Transit (LRT) dan Pengembangan RSUD dr Pirngadi.

                Selain itu, kunjungan Pemko Depok yang dipimpin Sekda Kota Depok Drg Hardiono untuk mempelajari soal Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) Pemrakarsa Proyek Pembangunan LRT Kota Medan, serta Perencanaan LRT dan Integrasi Moda Angkutan di Wilayah Kota Medan. 

                Diketahui Kota Depok merupakan kota yang  besar yang memiliki kepadatan penduduk  tinggi dengan tingkat mobilitas yang tinggi pula, sehingga memerlukan suatu alternatif dalam mengelola kemacetan kota dengan angkutan transportasi massalnya.

                 Dalam sambutan Wali  kota yang dibacakan Sekda, transportasi masal menjadi salah satu fokus utama Pemko Medan dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat. Saat ini Pemko Medan tengah dalam proses kajian perencanaan proyek pembangunan LRT dan BRT, sehingga dalam beberapa tahun kedepan Kota Medan sudah memiliki sarana transportasi massal tersebut.

                "Pemko Medan juga menerapkan konsep skema KPBU pada sektor Kesehatan yakni Pembangunan RSUD Dr. Pirngadi. Sedangkan untuk rencana pembangunan LRT Medan sendiri telah tercantum dalam daftar Public Privat Partnership (PPP) project 2017 atau KPBU yang disusun oleh Bappenas" katanya. ( Y H )

Wali Kota Medan Terima Audiensi KNPI

Medan,(PP)

Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si menerima audiensi pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Medan, Rabu (25/4) di rumah dinasnya.

Dalam audiensi itu, Ketua KNPI Medan, El Adrian Shah menyampaikan kepada Wali Kota Medan tentang rencana pelantikan kepengurusan KNPI Medan pada 5 Mei mendatang di Hotel Grand Mercure.

Wali Kota didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan, Ir Qamarul Fattah, M.Si, Kadis Pemuda dan Olah Raga, Mara Husin Lubis, SH, mengharapkan agar kepengurusan yang akan dilantik amanah dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam menjalankan roda organisasi.

Sebelumnya, Wali Kota Medan juga menerima kedatangan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Hanna Lore dan pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, di rumah dinasnya. 

Dalam kunjungan itu, Hanna Lore menyampaikan rencana Peringatan Hari Buruh atau yang biasa disebut May Day yang jatuh pada tanggal 1 Mei mendatang. Hanna menyampaikan, pihak Dinas Tenaga Kerja siap memberikan fasilitas untuk kelancaran Peringatan Hari Buruh yang dijadwalkan berlangsung di Gelanggang Remaja itu. 

Wali Kota mendukung usaha Dinas Tenaga Kerja dalam membantu kesuksesan Peringatan Hari Buruh itu. Dia berharap pihak Dinas Tenaga Kerja menjalin komunikasi dengan buruh dan organisasi buruh agar perhelatan ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar. ( Y H )

Wali Kota Sambut Baik Audisi KDI di Medan

Medan

               Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M. Si, menerima audiensi manajemen MNC TV, Kamis (12/4) di D'Heritage Aston Medan.  Dalam pertemuan itu pihak MNC menyampaikan rencana menggelar audisi Konser Dangdut Indonesia (KDI) 2018 di Medan.

             Hadir dalam pertemuan yang berlansung penuh keakraban itu, Eksekutif Produser MNC TV,  Michele, Marketing Komunikasi Off Air, Rino, Licence Departemen Head,  General Affair Section Head , Ir. Irwandi, SE. Sedangkan Wali Kota didampingi Kadis Kominfo Medan, Zain Noval, SSTP, MAP dan Kadis Pariwisata,  Drs. Agus Suriono.

             Eksekutif Produser  MNC TV,  Michele, memaparkan, perhelatan audisi ini akan berlangsung pada 12-13 Mei 2018 .Sedangkan lokasi acara direncanakan di Medan International Convention Centre.

             Dia menerangkan, audisi ini untuk wilayah Nusantara dibagi dalam delapan wilayah salah satunya wilayah Sumatra Bagian Utara, audisi digelar di Medan.

             "Dari audisi ini akan dipilih sebanyak 5 peserta untuk bertarung tingkat nasional di Jakarta," ucapnya.

             Wali Kota Medan menyambut baik rencana ini. Dia mengatakan, orang Medan memang memiliki cengkok Melayu yang sangat dengan dangdut. Selain itu, Medan juga banyak melahirkan penyanyi-penyanyi berkualitas.

             "Pemko Medan selalu mendorong dan mendukung agar anak muda Medan dapat mengembang bakat menyanyinya," ucapnya.

             Karena itulah, lanjut Wali Kota, Pemko Medan mendukung audisi ini. Dia percaya ajang ini akan menjadi wahana yang baik bagi pengembangan bakat menyanyi dangdut bagi anak-anak Medan. ( Y H )

 
 

WALI KOTA BUKA WORKSHOP FOR DEVELOPMENT OF MUNICIPAL SOLID WASTE MANAGEMENT WORK PLAN IN MEDAN CITY

Medan ( PP  )

Guna mewujudkan Medan Zero Waste City diharapkan semua lini agar dapat  berperan, akademisi, praktisi dan juga masyarakat secara luas juga harus berpartisipasi, karena ini sangat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan kehidupan kita ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S. M.Si saat membuka Workshop For Development Of Municipal Solid Waste Management Work Plan In Medan City, di Saka Hotel Jalan Gajah Mada, Medan. Rabu (25/4).

Wali Kota sangat mengapresiasi workshop ini  karena sejalan dengan deklarasi Medan Zero Waste City yang telah diikrarkan bersama pada peringatan Hari Bumi Tingkat Nasional pada Minggu (22/4) di Lapangan Merdeka Medan lalu.

Apalagi, jelas Wali Kota lebih lanjut, tujuan workshop ini  untuk memaparkan rencana kerja penelitian yang dilaksanakan oleh Institute For Global Environment Strategic mengenai edukasi terhadap masyarakat untuk melestarikan lingkungan sekitar. Pencemaran lingkungan baik sungai (air), tanah dan udara sudah menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan saat ini, namun banyak masyarakat yang masih sangat kurang kesadarannya untuk menjaga kelestarian lingkungan.

"Diharapkan workshop ini dapat memberikan manfaat yang banyak bagi upaya menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungannya secara mandiri. Pemko Medan juga telah mengeluarkan Perda Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan, yang didalamnya juga diatur mengenai sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan dengan denda 10 juta untuk perorangan dan 50 juta bagi perusahaan". Ujar Walikota.

Sebelumnya,  Koordinator Project Municipal Solid Waste Management Dr. Tengku Kemala Intan, M.pD, M. Biomed, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Medan dan membuka workshop ini. Dijelaskannya tujuan digelar workshop ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pelestarian lingkungan sekitarnya.

"Masyarakat harus diedukasi secara mendetail karena jika masyarakat hanya diajarkan tentang pelestarian lingkungan tanpa ada pengetahuan mengapa lingkungan itu harus dilestarikan maka akan percuma. Jadi kita disini akan mengedukasi sekaligus memberikan pencerahan dasar bagi masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik". Ungkap dr. Tengku Kemala Intan

Workshop yang diselenggarakan atas kerjasama antara IGES dan Yayasan Pendidikan Graha Kirana, dihadiri oleh Koordinator Project Municipal Solid Waste Management Dr. Tengku Kemala Intan, M.pD, M. Biomed, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad Husni, Kepala Bappeda Kota Medan Wirya Arahman, Perwakilan Institute For Global Environment Strategic Mr. Kohei Hibino, Perwakilan dari Magister Studi Pembangunan Prof. Dr. R. Hamdani, M.Si dan Ketua Yayasan Pendidikan Graha Kirana Prof. M. Arif Nasution, M.A. (RF)

Walikota Medan BentukTim Terpadu Pengawas Serta Jaminan Produk Halal dan Higienis Kota Medan

Medan (PP)

               Wali Kota Medan diwakili Kadis Ketahanan Pangan Muslim S.Sos, memimpin Rapat lanjutan Pembentukan Tim Terpadu Pengawas Serta Jaminan Produk Halal dan Higienis di ruang Rapat II, Kantor Wali Kota Medan, Senin (09/04). Rapat yang digelar ini memfokuskan tupoksi masing - masing OPD yang telah ditetapkan berdasarkan Kelompok.

                Hadir dalam Rapat ini, Kadis Perdagangan, Armansyah Lubis, Tim Ahli Pangan Prof. Bilter sirait, Kabag Perekonomian, M Nasib, dan Perwakilan dari Masing - masing OPD serta PD Pasar.

                Dijelaskan Kadis Ketahanan Pangan, Sesuai Perda No 10 tahun 2017 tentang pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis, Seluruh OPD yang termasuk dalam Tim Terpadu harus menjalani tupoksinya. Artinya langkah awal yang akan dilakukan tim Terpadu di lapangan sambil diterbitkannya Peraturan Wali Kota yang mengatur tentang  ini nantinya, memberikan pemahaman dan sosialiasi terhadap produk makanan maupun minuman yang belum memiliki sertifikasi Halal. 

                 Muslim juga menjelaskan bahwa untuk label sertifikasi halal, nantinya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) akan berkoordinasi dengan MUI untuk pengeluaran Label Halal bagi produk makanan dan minuman.

                  Dengan Adanya Perda No 10 Tahun 2017 tentang pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis, dan Tim Terpadu yang akan langsung turun ke lapanga  guna mengecek hal tersebut, diharapkan masyarakat Kota Medan dapat lebih aman dan nyaman dalam memilih produk di pasaran. ( Y H )

 
 
 
 
 

Dirjen Pelayanan Kesehatan Bersama Wali Kota Medan Resmikan Instalasi Unit Transpusi Darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan

Medan (PP)

               Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, DR. Bambang Wibowo,SP.OG(K),MARS bersama Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution,M.Si meresmikan instalasi unit transpusi darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan, di halaman depan gedung RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan, Selasa (24/4).

Peremian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, DR. Bambang Wibowo,SP.OG(K),MARS.

                Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengatakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit yang semakin berkualitas, Pemerintah Kota Medan melalui manajemen RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan terus melakukan inovasi pelayanan yang semakin baik, salah satunya adalah mengembangkan instalasi unit transpusi darah, dengan harapan unit ini nantinya dapat bertanggung jawab atas tersedianya darah dalam jumlah yang cukup, berkualitas serta aman untuk digunakan, sehingga dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi pada masa mendatang.

                Disamping itu, lanjut Wakil Wali Kota, Pemko Medan juga telah berencana melakukan pengembangan dan pembangunan RSUD Dr. Pirngadi Kota Medab melalui skema kerja sama Pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang saat ini sedang dalam penyusunan final business case (FBC) yang di fasilitasi oleh Kementerian Keuangan RI.

                "Rencananya kita akan membangun wing baru, renovasi total gedung lama dengan tetap mempertahankan bagian dari arsitektur heritage, mengembangkan sistem informasi manajemen rumah sakit, serta menambah beberapa alat-alat kesehatan yang lebih memadai sehingga dapat mendukung pelayanan unggulan rumah sakit."kata Wakil Wali kota.

                 Oleh karena itu, Wakil Wali Kota sangat mengharapkan dukungan dari Kementerian Kesehatan terutama untuk pengadaan alat-alat kesehatan. Hal ini dangat penting, sebab bila fisik bangunan nantinya sudah diperbaiki, maka harus di dukung dengan alat kesehatan yang baik dan berkualitas, sehingga RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan memiliki nilai saing terhadap rumah sakit lainnya di Indonesia maupun di luar negeri.

                Diakhir sambutanya, Wakil Wali Kota Medan mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang telah memberikan perhatian kepada Pemko Medan khususnya RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan, sekaligus mengucapkan selamat kepada Direktur RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan atas peresmian instalasi unit transpusi darah ini.

                Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Medan juga menyerahkan cendra mata kepada Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementeri Kesehatan RI berupa kain songket dan tengkuluk yang merupakan kain khas masyarakat melayu.

                Sementara itu, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, DR. Bambang Wibowo,SP.OG(K),MARS dalam sambutanya mengucapkan selamat atas peresmian instalasi unit transpusi darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan, diharapkan instalasi ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kota medan.

                Dari data yg ada, Bambang Wibowo menyebutnya kebutuhan darah di Indonesia mencapai 5.1 juta setiap tahunya, untuk itulah diperlukan akses yang lebih luas agar pelayanan ini dapat terpenuhi.

                "Karena itu saya ucapkan terimakasih kepada RSUD Dr. Pirngadi atas dibukanya layanan ini, saya berharap ini memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Kota Medan." Ujar Bambang Wibowo.

                Disamping itu, Bambang Wibowo juga berpesan kepada manajemen RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan agar menjaga kualitas darah yang ada, jangan sampai terjadi kelalaian karena resikonya samgat tinggi.

                "Harus dijaga kualitasnya, jangan sampai darah tersebut terinfeksi,"pesan Bambang.

Diakhir sambutannya, Bambang Wibowo menyampaikan dukungannya agar RSUD Dr. pirngadi Kota Medan terus dikembangkan, jangan sampai masyarakat Kota Medan lebih memilih untuk berobat keluar negeri. Oleh karenanya pengembangan alat-alat kesehatan sangat dibutuhkan terutama pula terhadap pengembangan SDM rumah sakitnya.

                "Pembangunan fisik tidak akan berpengaruh besar bila tidak di dukung kompetensi SDM nya, karena itu saya minta pirngadi dapat menyiapkan SDM ini selama tiga tahun kedepan."pinta Bambang.

                Sebelumnya, Dirut RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan dr.Suryadi Panjaitan, M.Kes,Sp.PD dalam laporanya mengatakan Instalasi Unit Transpusi Darah RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan di bangun untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Sebab, kebutuhan darah di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan mencapai 1000 kantung setiap bulan sehingga perlu dibangun unit instalasi darah ini.

                Disamping itu, dalam kesempatan ini juga diluncurkan enam aplikasi online yang akan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat salah satunya berupa pendaftaran pasien secara online.

                "Selain itu ada juga bantuan bus pegawai dari bank sumut, pemberian bantuan perlengkapan komputer dari bank mandiri, dan renovasi ruangan dari PT. Kimia Farma."jelas Suryadi. ( Y H )

WALIKOTA MEDAN TERIMA LHP DARI BPK RI PERWAKILAN PROVINSI SUMATERA UTARA.

Medan,(Pelitapos)

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S,MSi diwakili Seretaris Daerah Kota Medan Ir.Syaiful Bahri bersama Wakil Ketua DPRD kota Medan Iswanda Nanda Ramli menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Pertanggung Jawaban Bantuan Keuangan Partai Politik dari APBD Tahun 2017, Pemantauan Penyelesaian Kerugian Daerah Semester I Tahun 2018, dan Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi  Hasil Pemeriksaan  Per 19 Maret 2018. LHP ini langsung diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Dra.Vincentia Moli Ambar Wahyuni ,MM,Ak., Rabu (28/3) di Auditorium Gedung BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara mengadakan kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Pertanggungjawaban Penerimaan dan Pengeluaran Dana Bantuan Keuangan Partai Politik Yang Bersumber Dari APBD Tahun Anggaran 2017, Laporan Hasil Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi dari Hasil Pemeriksaan per 19 Maret 2018, serta Pemantauan Atas Penyelesaian Kerugian Daerah Semester I Tahun 2018 pada 34 entitas pemerintah daerah di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Acara yang diselenggarakan pada hari Rabu  tanggal 28 Maret 2018 tersebut dihadiri oleh Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, Kepala Daerah se-Provinsi Sumatera Utara atau diwakili, Inspektur dan tamu undangan lainnya.

Kepala Perwakilan, Ambar Wahyuni, dalam sambutannya mengapresiasi segala usaha yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam upaya perbaikan tata kelola keuangan daerah. Namun terkait dengan OTT kita bersyukur untuk Provins Sumatera Utara tidak ada baik Eksekutif maupun Legislatifnya.  Sementara itu Kepala Perwakilan memberikan penghargaan atas usaha dari Pemerintah Daerah se-Provinsi Sumatera Utara yang telah menindaklanjuti rekomendasi BPK. Upaya tersebut tentu tidak lepas dari keaktifan Inspektorat dari masing-masing Pemerintah Daerah, untuk terus mendorong upaya penyelesaian tindak lanjut rekomendasi.

Selanjutnya , kata Ambar Wahyuni,  BPK menyampaikan terima kasih kepada DPRD atas perhatian terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan BPK. Semoga hasil-hasil pemeriksaan yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat dalam pengambilan keputusan serta sebagai bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dan jajaran dalam mengambil langkah-langkah yang tepat untuk lebih baik dalam pengeloaan keuangan.”ujarnya.

 

alt

alt