Fri05142021

Last update03:59:51 PM GMT

alt

Wali Kota dan Ketua Wantimpres Bertemu Bahas Perkembangan Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif Medan

Medan (PP) Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc melakukan kunjungan ke Pemko Medan Kamis (23/8). Kedatangan  Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc bersama Tim Kajian ini diterima langsung oleh Wali Kota Medan,  Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si didampingi Wakil Walikota Ir.Akhyar Nasution, MSi di Ruang Rapat I, kantor Wali Kota Medan.

               Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, MSi dan segenap pimpinan organisasi perangkat daerah Pemko Medan itu Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc memaparkan tentang  Perkembangan Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif.

              Pada kesempatan itu, Wali Kota memberikan ekpos sekilas tentang Kota Medan yang merupakan ibu kota Provinsi Sumatra Utara ini.

              Di hadapan Prof. Dr. Adiningsih, M.Sc dan timnya  antara lain yakni Muhammad Islam, S.E., M.Si, Umi Fitria Ridya Rahmawaty, dan  Sugeng Widodo, S.E., M.M,  Wali Kota mengatakan bahwa Medan salah satu pusat perekonomian regional terpenting di Pulau Sumatra dan salah satu dari tiga kota metropolitan baru di Indonesia.

               Selain itu, lanjut Wali Kota, Medan juga memiliki kedudukan, fungsi, dan peranan strategis sebagai pintu gerbang utama bagi kegiatan jasa, dagang, dan keuangan regional dan internasional di kawasan barat Indonesia.

              "Karenanya pembangunan Kota Medan diarahkan menjadi kota jasa, industri, perdagangan, dan juga kota pendidikan," ucap Wali Kota.

               Wali Kota juga menyampaikan, pembangunan di Medan dilaksanakan dengan visi Menjadi Kota Masa Depan yang Multikultural, Berdaya saing, Humanis, Sejahtera, Relijius.

               Wali Kota juga menyebutkan delapan misi yang dijalankan untuk mencapai visi tersebut. Di antaranya adalah menumbuhkan stabilitas, kemitraan, partisipasi, dan kebersamaan dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan kota,  meningkatkan efisiensi melalui deregulasi dan debirokratisasi sekaligus penciptaan iklim investasi yang semakin kondusif, termasuk perkembangan kreativitas dan inovasi daerah, serta mengembangkan Medan sebagai smart city.

               Sementara itu, Prof. Dr. Adiningsih, M.Sc mengungkapkan, saat ini dunia telah masuk dalam era Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat.

               Era ini, lanjutnya, mendorong terjadinya perubahan yang begitu luar biasa. Namun, dia mengingatkan, agar kondisi ini disikapi secara positif.

              "Saya menilai, Revolusi Industri dalam setiap tahapnya membawa manusia pada kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

              Dia memaparkan, penetrasi internet membuka akses yang lebih luas terhadap pengetahuan, kemajuan teknologi telekomunikasi juga turut berperan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat.  Digitalisasi pun terjadi di berbagai bidang.

              Berkaitan dengan itu, lanjutnya, perlu terus dijalankan transformasi ekonomi ke ekonomi digital

              Dia mengutarakan, ekonomi digital menjadi sesuatu yang semakin umum ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, dan dengan demikian membuka lebar kesempatan dan potensi pembangunan ekonomi daerah tersebut.

              “Kita punya potensi yang sangat besar untuk berkembang pesat, dan saya yakin masyarakat Indonesia siap bersaing era digital ini,” imbuhnya.

              Pada pertemuan itu pula para  pimpinan organisasi pimpinan daerah antara lain antaranya Kepala Bappeda Medan, Ir. Wirya Alrahman, Kadis Kominfo Medan, Zain Noval, SSTP, MAP, dan Kadis Koperasi dan UMKM, Ir. Emilia Lubis, juga memberikan paparan tentang pemanfatan teknologi komunikasi dalam menjalankan program-program pembangunan sesuai dengan tupoksi masing-masing.

             Diskusi seputar pembangunan berlangsung cukup hangat dan menarik dalam pertemuan itu. Dan di akhir pertemuan, Wali Kota dan Ketua Wantimpres saling bertukar cindera mata. ( Y H)

 
 
 
 

Menteri Kesehatan dan Wali Kota Medan Hadiri Perayaan Puncak HUT ke 90 RSUD DR Pirngadi

Medan (PP)

           Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Anfasa Moeloek, Sp.M dan Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, MSI menghadiri Perayaan Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 90 RSUD DR Pirngadi Medan, Senin (13/08) di halaman RSUD DR Pirngadi.

           Perayaan Puncak ini ditandai pemukulan gong yang dilanjutkan dengan pemotongan Nasi Tumpeng oleh Menteri Kesehatan dan Wali Kota Medan kemudian diserahkan kepada Dirut RSUD DR Pirngadi, Dr Suryadi Panjaitan dan jajaran Direksi.

           Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Anfasa Moeloek Sp.M , dalam sambutannya mengatakan saat ini Indonesia memasuki masa globalisasi dengan pembangunan dari segala sektor, termasuk bidang kesehatan. Diakui masyarakat masih merasakan pelayanan kesehatan yang belum maksimal, untuk itu hal ini menjadi tantangan kita kedepannya.

           "Rumah Sakit merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang harus dituntut mampu menghadapi era globalisasi. Di tahun 2019 kita akan mencanangkan Universal Health Coverage. Artinya tatanan pelayanan akan dirubah khususnya di rumah Sakit", kata Menkes.

           Menurut Menkes, rumah sakit sangat memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan upaya pengembangan sebagai rumah sakit rujukan. Artinya RSUD DR. Pirngadi sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Sumatera Utara harus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

           Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S MSI dalam sambutannya mengatakan banyak yang telah dicapai sebagai keberhasilan dalam menjalankan program rumah sakit, walaupun masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada Masyarakat. Untuk itu di Ulaht ke 90 ini diharapkan RSUD DR Pirngadi dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan yang prima dan baik.

           "Usia ke - 90 merupakan usaha yang cukup dewasa, diharapkan RSUD DR Pirngadi dapat terus berkembang. Perlu diketahui saat ini Pemko Medan telah mengadakan perjanjian dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU) dalam rangka pengembangan pembangunan RSUD DR Pirngadi" kata Wali Kota.

           Selanjutnya Menkes dan Wali Kota Medan bersama Dirut RSUD DR Pirngadimeninjau stand pameran yang untuk serta dalam acara perayaan HUT RSUD DR Pirngadi Medan. Salah satunya yang ditinjau adalah stand Milik TP PKK Kota Medan. ( Y H ) 

Kabupaten/ Kota Provinsi Lampung Belajar e - Planning dan e - Budgeting ke Kota Medan

Medan (PP)

             Sebanyak empat Kabupaten/ Kota di Provinsi Lampung belajar ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan tentang bagaimana Implementasi Sistem e - Planning dan e- Budgeting. Langkah ini dilakukan keempat Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut sesuai arahan Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mewujudkan sistem perencanaan pembangunan daerah yang semakin efektif, Partisipatif, transparan dan akuntabel.

               Demikian hal ini terungkap ketika Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, Msi dihadiri Wakil Wali Kota Medan Ir.H. Akhyar Nasution, MSI ketika menerima Kunjungan Kerja empat Kabupaten/ Kota Provinsi Lampung, diantaranya Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pringsewu dan Kota Bandar Lampung di Ruang Rapat III, Kantor Wali Kota Medan, Kamis (13/08).

              Dalam Kunjungan Kerja tersebut, Hadir Wakil Bupati Pringsewu, Dr H Fauzi, SE Sekda Kabupaten Lampung Selatan,  Ir Fredy S, Sekda Kabupaten Tanggamus, Andi Wijaya, Sekda Kota Bandar Lampung, Drs Badri Tamam dan Sekda Kabupaten Pringsewu, Drs A.Budiman. Selain itu hadir juga Kepala Inspektorat Kota Medan Farid Wajedi, Sekretaris Bappeda M Syafruddin dan sejumlah Pimpinan OPD di lingkungan Kota Medan.

                Mewakili Rombongan, Wakil Bupati Pringsewu, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Medan untuk mempelajari implementasi sistem e - Planning dan e - Budgeting. Hal ini sesuai dengan rekomendasi KPK kepada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung untuk menerapkan Sistem Pemerintahan yang Efesien, Tranparan dan Akuntabel.

               "Berdasarkan Pertemuan Kabupaten/ Kota di Provinsi Lampung dengan bapak Adlinsyah Nasution dari KPK, sistem e - Planning dan e - Budgeting harus diterapkan setiap  Pemerintahan Daerah. Oleh sebab itu Kami diarahkan ke Kota Medan untuk mempelajari Sistem tersebut", kata Wakil Bupati Pringsewu.

               Selanjutnya dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah memberikan ilmu dan informasi terkait Sistem e - Planning dan e - Budgeting  akan tetapi adanya perbedaan antara Kabupaten/Kota dengan Provinsi dalam mengimplementasikan sistem tersebut makanya disarankan untuk belajar ke Kota Medan.

               "Ilmu dan informasi tentang e - Planning dan e - Budgeting yang kami peroleh dari kunjungan ini diterapkan di daerah masing - masing guna mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel", jelasnya.

               Wakil Wali Kota Medan, Ir.H Akhyar Nasution, MSI dalam sambutannya mengucapkan selamat datang ke Kota Medan. Semoga kunjungan terkait Implementasi e - Planning dan e - Budgeting dapat diterapkan di Kabupaten/ Kota di Provinsi Lampung. Selain itu kunjungan ini juga dapat saling bertukar informasi untuk kemajuan masing - masing daerah.

               "Dalam mengimplementasikan sistem e - Planning dan e - Budgeting, Pemko Medan, memulai dari Rembuk Warga, dimana aspirasi warga direkam dan di input ke dalam sistem. Selanjutnya hasil rembuk warga tersebut dibawa ke Musrenbang Kecamatan dan hasilnya kembali di input. Kemudian keseluruhannya dipaparkan di Musrenbang Kota Medan ", jelasnya.

               Selanjutnya, Wakil Wali kota berharap sistem e-planning dan e - Budgeting yang telah diterapkan Pemko Medan ini dapat terus dipergunakan, dikembangkan, dan disempurnakan guna membantu semua pihak dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintah daerah yang semakin baik, transparan, akuntabel, dan terukur sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pembangunan di kabupaten/kota masing-masing.

               Pertemuan dilanjut dengan Pemaparan oleh Bappeda  Kota Medan dan tanya jawab oleh rombongan dari Kabupaten/ Kota di Provinsi Lampung. Kemudian ditutup dengan penukaran cenderamata oleh Wakil Wali Kota Medan kepada Pimpinan Rombongan dari Kabupaten Kota di Provinsi Lampung.  ( Y H )

 
 
 
 

Wali Kota Medan Hadiri Pelantikan dan pengukuhan Ikatan Guru Honorer (IGH) Kota Medan

Medan PP

           Wali Kota Medan, Drs.H.T Dzulmi Eldin S,M.Si diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs. Hasan Basri,MM menghadiri pelantikan dan pengukuhan ikatan guru honorer (IGH) Kota Medan masa bakti 2018-2022, bertempat di Gedung Serba Guna Stok Bina Guna, Jln. Aluminium Raya, Kamis (9/8).

           Dalam kesempatan tersebut, Hasan Basri mengatakan apapun statusnya guru merupakan profesi yang terhormat, maka dari itu guru honorer harus mampu meningkatkan kehormatan tersebut dengan cara menekuni profesinya.

           "Dengan menekuni profesi kita, insya allah suatu waktu akan ada anugrah bagi kita."kata Hasan Basri.

           Hasan juga menceritakan bahwa dirinya juga berawal dari guru honorer. Berkat ketekatan dan ketekunannya dalam bekerja kini Hasan Basri dipercaya oleh Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si untuk menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan.

           "Tidak ada karier yang instan, semua ada prosesnya dan butuh waktu serta ketekunan untuk mencapainya. Apabila kalian mempercainya, insya allah kalian akan bisa seperti saya."ujarnya.

           Diakhir sambutan, Hasan Basri berpesan agar guru honorer senantiasa meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, dan keterampilan.

           "Sebagai guru harus terampil, jangan hanya datang lalu memberikan materi saja, tetapi harus kreatif, misalnya menulis sebuah buku dan menyusun sistem pembelajaran yang berguna bagi anak didik dan sekolah."pesan Hasan Basri.

           Dalam kesempatan ini, Hasan Basri juga menyerahkan secara simbolis SK Guru Honorer atas nama Wali Kota Medan. SK ini dibuat untuk memberikan kepastian kepada guru dalam bekerja.

            Adapun susunan pengurus Ikatan Guru Honorer priode 2018 - 2022 yang dilantik hari ini diantaranya, Ketua, Rivan, S.Pd Sekretaris, Rusliwati Angraini Sihombing,S.Pd Bendahara Yuli Debora,S.Pd, dan dibantu bidang-bidang.

           Sebelumnya, Ketua terpilih IGH Kota Medan, Rivan,S.Pd mengatakan IGH merupakan wadah bagi guru honorer seluruh kota Medan dengan mengusung misi meningkatkan kompetensi guru honorer sehingga semakin profesional dalam mendidik para siswa.

           Turut hadir dalam acara pelantikan ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs. Ramlan Tarigan, Kabid, Pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan, Drs.H.Syarial,M.Pd. ( Y H 

WALI KOTA MEDAN : KOMUNITAS TAMAN AHMAD YANI MENJADI DAYA TARIK BAGI WARGA MEDAN DALAM MENYALURKAN HOBI

Medan (                      )

           Taman-taman di Kota Medan memang diperuntukkan bagi masyarakat kota yang hendak melaksanakan kegiatan seperti berolahraga, perayaan-perayaan, pertunjukan kesenian, bahkan pengajian,  dan berbagai kegiatan positif lainnya. 

           Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S. M.Si saat menghadiri acara Syukuran Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73 dan senam bersama yang diselenggarakan oleh Komunitas Olahraga Taman Ahmad Yani, Sabtu (25/8) di Taman Ahmad Yani Jalan Jendral Sudirman, Medan.

          Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 sekaligus merangsang warga Medan untuk mau berolahraga dan melaksanakan kegiatannya di Taman Ahmad Yani ini. 

          “Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang pagi ini kita laksanakan, selain membangkitkan rasa nasionalisme didalam jiwa perayaan HUT Kemerdekaan RI seperti ini merupakan wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemerdekaan yang kita rasakan bersama hingga hari ini”. Ujar Wali Kota Medan didampingi Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumatera Utara sekaligus Ketua TP. PKK Kota Medan Hj. Rita Maharani Dzulmi Eldin, SH.

          Kegiatan seperti ini juga, jelas Wali Kota, menjadi ajang silaturrahmi antar sesama  komunitas yang sering melakukan kegiatan bersama di Taman Ahmad  Yani ini, dan juga kegiatan ini dapat menyemarakkan taman-taman yang ada di Kota Medan.

          Dikatakan Wali Kota, Ada 5 komunitas aktif yang selalu melaksanakan kegiatan disini, baik yang bergerak dibidang olahraga seperti Senam Jantung Sehat, fotografi, dan lain sebagainya. Tentunya hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Taman Ahmad Yani. 

          “Komunitas-komunitas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Medan yang ingin bergabung dan menyalurkan hobinya disini, yang nantinya menjadi daya tarik juga bagi Taman ini untuk dikunjungi”. Ujar Wali Kota.

          Fasilitas yang ada di taman-taman Kota Medan, tambah Wali Kota, khususnya Taman Ahmad Yani sudah cukup baik, disini sudah ada Musholla yang dapat dipergunakan oleh warga yang ingin menjalankan ibadah dan beberapa fasilitas alat olahraga.

          Sebelum mengakhiri sambutannya, Wali Kota, menyampaikan rasa terima kasih kepada Komunitas Taman Ahmad Yani dan juga warga Medan yang sering melaksanakan aktifitas di taman ini, karena telah menjaga seluruh fasilitas serta kebersihan taman selama berkegiatan disini.

          Semoga Taman Ahmad Yani ini juga menjadi pusat kegiatan yang positif bagi warga Medan dan menjadi wahana bertemu dan bersilaturrahmi yang baik ke depannya.

          Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73 yang juga dihadiri oleh Kacab. Bank Sumut Cabang Medan Julian Helmi, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, H.M. Husni, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Zulfahri Ahmadi dan Kabag Humas Setda Kota Medan Rasyid Ridho Nasution ini semakin meriah dengan diselenggarakannya berbagai perlombaan yang diawali dengan senam bersama dan berbagai lomba diantaranya lomba makan kerupuk, lomba bakiak, lomba membawa kelereng dengan sendok dan lain sebagainya. 

          Turut pula mengikuti perlombaan Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sumut Hj. Rita Maharani Dzulmi Eldin, SH semakin menambah semangat para peserta mengikuti berbagai perlombaan. (RF)

 
 
 
 

DPRD KOMISI A PEMKAB GROBOGAN KUNJUNGI PEMKO MEDAN TERKAIT DENGAN PELAYANAN PUBLIK

Medan (   PP  )

             Rombongan DPRD Komisi A Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berkunjung ke Pemko Medan, Kamis (9/8) untuk mempelajari sekaligus berkonsultasi soal pelayanan publik pada OPD yang melaksanakan fungsi tersebut di Kota Medan.

          Kedatangan rombongan kunjungan kerja yang dipimpin oleh Riyadi, S.Pd selaku Ketua Komisi A ini, diterima oleh Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Sulaiman Harahap, SH, MSP di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.

          Didampingi  oleh Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Dra. Sri Maharani, M.Pd, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota  Medan, Kabid Informasi Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Medan Syaiful Amri, S.Sos,  Sulaiman memaparkan profil Medan serta berbagai program yang berkenaan dengan pelayanan publik.

          Dikatakan Wali Kota  Medan yang dibacakan Sulaiman Harahap, Pemko Medan menyambut baik kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Grobogan melakukan Kunker ke Kota Medan. Tentunya melalui kunker ini akan ada ilmu maupun informasi yang dapat memajukan kedua daerah. Artinya tidak hanya Kabupaten Grobogan yang belajar ke Kota Medan, Kota Medan juga dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan.

          "Kita akan selalu terbuka untuk berbagi informasi dan pengetahuan dengan daerah lain. Demikian juga sebaliknya, Pemko Medan akan selalu mencari informasi perkembangan yang berlaku di daerah lain sebagai referensi pembangunan daerah. Artinya melalui pertemuan ini kedua daerah dapat berbagi dan bertukar informasi,”Kata Staf Ahli Wali Kota

          Pimpinan rombongan, yang juga Ketua Komisi A DPRD Grobogan, Riyadi SPd,Mengatakan kunker ini dalam rangka melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Medan seraya belajar tentang kinerja pelayanan publik. Sebab kami menilai Pemko Medan telah berhasil menerapkan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat.

          "DPRD Kabupaten Grobogan bersama Pemkab Grobogan sedang berupaya menyusun ketentuan  terkait kebijakan-kebijakan yang nantinya dapat digunakan untuk peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Grobogan, oleh sebab itu kami memerlukan masukan dari Pemko Medan", jelasnya.

          Selama pertemuan ini berlangsung terjadi dialog dan tanya jawab antar rombongan kunjungan kerja dari Pemkab Grobogan dengan  sejumlah OPD Pemko Medan. Salah satunya terkait mengenai pelayanan E-KTP baik di Kota Medan maupun di Kabupaten Grobogan.

          Kunjungan Kerja ini diakhiri dengan tukar menukar cinderamata antara Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Kabupaten Grobogan serta berfoto bersama. (RF)

WalikotaTetap Dukung Gubernur yang Terpilih

Medan (PP)- Walikota Medan, Dzulmi Eldin, sudah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018.

Ia melakukan pencoblosan di TPS 36, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, tepatnya di Komplek Perumahan Citra Wisata, Jalan Karya Wisata, Medan.

"Saya datang (memilih) bersama istri (Rita Maharani) dan kedua anak saya," kata Eldin usai mencoblos, Rabu (27/6).

Eldin sangat berharap seluruh warga Kota Medan agar berbondong-bondong mendatangi lokasi TPS untuk

"Tentunya gunakan hak pilih berdasarkan hati nurani kita, tanpa ada paksaan sama sekali demi kemajuan Sumut serta sama-sama kita sukseskan Pilgubsu 2018," imbaunya.

Meski berbeda pilihan, lanjut Eldin, jangan sampai terjadi perpecahan diantara masyarakat dan tetap menjaga kondusifitas Kota Medan.

"Dan mari kita jadikan hasilnya nanti yang terbaik dan kita dukung sama-sama pemimpin yang terpilih nantinya," pungkas Eldin.

Medan (  PP  )

             Al-Washliyah harus mampu menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin yang mampu menyandingkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjaga iman dan taqwa.

              Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Ir.H.Akhyar Nasution, M.Si saat membacakan sambutan Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin,S. M.Si pada acara  Milad ke 22 UMN Al-Wasliyah, di Aula Kampus Abdurrahman Shihab, jln Garu II, Rabu (8/8).

              Wakil Wali Kota mengatakan selama 22 tahun UMN Al-Washliyah telah mewarnaikehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Selama kurun waktu itu pula Al-Washliyah telah memajukan Sumatera Utara melalui bidang pendidikan. Ini tentunya prestasi yang tidak bisa diraih jika UMN Al-Washliyah tidak memiliki kualitas yang mumpuni dalam bidang pendidikan.

               Karena itu, melalui Milad ke 22 ini, Wakil Wali Kota Medan berpesan agar Al-Washliyah senantiasa menerapkan tri dharma perguruan tinggi yang tediri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat.

              “Tri dharma tersebut juga merupakan konsep rahmatan lil ‘alamin yang memberikan rahmat dan manfaat bagi generasi muda sebagai mahasiswa dan seluruh masyarakat”. Ujar Wakil Wali Kota didepan Rektor UMN Al-Washliyah, H. Hardi Mulyono, SE, MAP,Dr (Cand), DPD RI Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, SE, MAP, Ketua Umum BP Al-Washliyah Dr. Yusnar Yusuf Rangkuti, Ketua PW Al-Washliyah Syaiful Akhyar Lubis, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Sumut Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Ilmu Dokter Mahyuni, M.Hum, Para Wakil Rektor, Para Dekan, Para Mahasiswa dan Seluruh keluarga besar UMN Al-Washliyah.

              Sebelumnya, Rektor Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, H. Hardi Mulyono, SE,MAP,DR.CAND mengatakan UMN didirikan 22 tahun lalu, selama berdiri sudah melahirkan sekitar 51 ribu alumni. Peringatan ini juga menjadi refleksi bahwasahnya usia UMN sudah tidak mudah lagi.

              "Ibarat manusia, di usia ini adalah masa paling energi, karena itu harus kita manfaatkan untuk semakin mengembangkan umn ini."jelas Hardi Mulyono. (RF)

 
 
 
 

Usai libur panjang Lebaran, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin melakukan sidak di Kantor Disdukcapil

MEDAN (PP)- Usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin melakukan sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jalan Iskandar Muda Nomor 270, Petisah Tengah, Medan Petisah, Kamis (21/6/2018).

Pada hari pertama kerja, tercatat 98 persen pegawai Disdukcapil hadir.

"Kehadiran sudah cukup bagus, sekitar 98 persen. Tadi sebelum saya ke sini, sudah ada BKD (Badan Kepegawaian Daerah) yanh datang mengeceknya," ujar Eldin usai melakukan sidak.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) OK Zulfi. Ia mengatakan, dari 240 ASN di lingkungan Disdukcapil, 98 persennya hadir saat hari pertama kerja.

"Hadir 98 persen dari 240 pegawai. Alasannya masuk akal, ada yang kena musibah di jalan atau di kampung halaman," katanya.

Selain meninjau kehadiran ASN pada hari pertama kerja, Eldin juga menyoroti masalah pelayanan dan fasilitas di kantor Disdukcapil. Ia menganggap toilet di tempat tersebut terlalu terbuka dan beraroma tidak sedap, sehingga dapat menganggu kenyamanan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Zulfi mengatakan akan segera menindaklanjuti arahan-arahan dari wali kota.

"Alhamdulillah, terima kasih. Adanya Pak Wali sidak ke sini membuat kami termotivasi agar lebih giat lagi. Ada beberapa saran dari Pak Wali yang mungkin selama ini tidak kami perhatikan. Soal fasilitas, kita akan tindaklanjuti," katanya. 

Pemkab Musi Rawas Belajar Kendalikan Inflasi pada Pemko Medan

Medan, (PP)

               Tim Pemkab Musi Rawas berkunjung ke Pemko Medan, Rabu (8/8) untuk mempelajari sekaligus berkonsultasi soal pengendalian inflasi di ibu kota Sumatra Utara ini

              Kedatangan rombongan tamu yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemkab Musi Rawas Syaiful Anwar Ipna ini, diterima oleh Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Sulaiman Harahap, SH, MSP di ruang rapat II kantor Wali Kota Medan.

               Didampingi staf dari Bagian Perekonomian Setda Kota Medan, Sulaiman memaparkan profil Medan serta berbagai program dan langkah yang dilakukan Pemko Medan dalam pengendalian inflasi.

               Sulaiman menyampaikan, angka kumulatif inflasi Kota Medan sampai Juli 2018 ini 0,01 persen lebih dari Sumut yang sebesar 0,21 persen dan lebih kecil pula dengan dengan nasional yang sebesar 2,09 persen.

              Disampaikannya pula, Pemko Medan mempunyai berbagai program pengendalian inflasi dan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Di antaranya tetap melakukan monitoring dan evaluasi terhadap harga sembako dan kebutuh bahan pokok strategis lainnya ke pasar-pasar tradisional, membangun pasar induk di Kecamatan Medan Tuntungan, merevitalisasi pasar tradisional, juga melakukan operasi pasar beras, gula pasir, dan cabai merah, bawang merah, bawang putih bekerja sama dengan Perum Bulog.

              Selain itu, yang menaik perhatian rombongan tamu, adalah kebijakan Pemko memberikan beras jimpitan kepada keluarga anak gizi buruk/gizi kurang dan rumah tangga rawan pangan di Medan. Beras jimpitan ini dipungut dari para ASN Pemko Medan secara sukarela setiap bulannya.

              “Kita juga sejak tahun 20178 bersama dengan unsur lainya telah membentuk Satgas Pangan guna mengantisipasi gejolak harga/spekulan pada hari-hari besar keagamaan tertentu dalam usaha mengendalikan inflasi,” tambah Sulaiman.

              Tidak hanya itu. Sulaiman menerangkan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Medan juga telah melaksanakan pilot project pertanaman komoditas bawang merah dan cabang merah pada tahun 2014. Dan selanjutnya pada 2017, Pemko Medan melalui Distanla menyelesaikan program pembangunan Rumah Bawang di kecamatan Medan Marelan untuk penanganan pasca panen.

              “Sejak awal Ramadan lalu, TPID Kota Medan bersama PD Pasar Medan, Perum Bulog Sub Divre Medan, dan Bank Indonesia juga membuka outlet Kedai Kita sebagai rujukan harga pasar. Oulet ini ditempatkan di Pusat Pasdar,” sebut Sulaiman. ‘

               Pertemuan ini berlangsung dalam suasana santai namun serius. Sulaiman menjawab dengan tenang setiap rasa ingin tahu para tamu ini. Rasa kekeluargaan pun terjadi dengan baik pada dialog tersebut. Di akhir acara, dilakukan tukar menukar cindera mata antara Pemko Medan dan Pemkab Musi Rawas. ( Y H )

 
 
 
 

Walikota Medan Meninjau 4 lokasi lokasi Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran

MEDAN  (PP)- Jelang empat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meninjau 4 lokasi lokasi Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran  2018 di Kota Medan, Senin (11/6/2018). Selain ingin melihat kesiapan seluruh personel, peninjauan dilakukan dalam rangka memberikan suport dan motivasi kepada seluruh personel yang bertugas untuk memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat yang hendak merayakan lebaran.

Adapun keempat lokasi Pospam Lebaran 2018 yang ditinjau Wali Kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan tersebut beserta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan yakni Pospam depan Stasiun Kereta Api, Pospam depan Medan, Pospam depan Thamrin Plaza serta Pospam depan Medan Fair Plaza.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota pun menanyakan tentang kondisi keamanan kepada personel yang bertugas. Setelah itu Wali Kota memberikan memberikan motivasi kepada seluruh petugas agar selalu siaga dan bersemangat dalam menjalankan tugas sehingga memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat.

Usai memberikan motivasi, Wali Kota selanjutnya memberikan bingkisan lebaran beserta suang tali asih sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh personel  yang terdiri dari unsur Polrestabes Medan, Kodim 0201/BS, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kecamatan, Kelurahan serta Pramuka.

Keseluruhan personel akan bertugas untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat mulai minus 7 sampai plus 7 lebaran. Dari peninjauan yang dilakukan Wali Kota terhadap keempat Pospam, seluruh personel telah siap untuk memberikan pelayanan. Di samping dari hasil laporan para petugas dari keempat Pospam, kondisi sejauh ini cukup aman dan kondusif.

 “Alhamdulillah dari  hasil peninjauan yang baru kita lakukan dari keempat Pospam Lebaran, seluruh petugas telah siap untuk memberikan pelayanan, terutama rasa aman kepada masyarakat yang ingin merayakan lebaran. Sudah itu kondisi keamanan yang kita pantau di wilayah keempat  Pospam cukup baik dan kondusif,” kata Wali Kota.

Meski demikian Wali Kota mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada dan siaga penuh untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan kriminal, salah satunya dengan tidak menggunakan perhiasan-perhiasan yang mencolok di tempat-tempat umum maupun pusat perbelanjaan sehingga mengundang orang lain melakukan tindak kejahatan.

 

 

Wali Kota Medan Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kampus Syekh H. Muhammad Yunus

Medan (PP)

               Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si meletakan batu pertama pembangunan gedung kampus Syekh H. Muhammad Yunus, di jalan Stadion, Rabu (8/8).

               Peletakan batu pertama ini turut disaksikan oleh Rektor Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, H. Hardi Mulyono, SE,MAP,DR.CAND, Anggota DPD RI, Dedi Iskandar Batubara,SH,MSP, Ketua Umum PB Al-Washliyah, Dr.H.Yusnar Yusuf,MS, Ketua Aptis Sumut, Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, dan Ahli Waris, H. Makmur Lubis.

                Wali Kota Medan, dalam sambutanya mengucapkan selamat atas pembangunan gedung kampus Syekh H.Muhammad Yunus, ini menunjukan komitmen yang begitu besar dari Al-Washliyah dalam mengantarkan manusia ke gerbang pencerahan yang hakiki.

                "Pembangunan gedung kampus ini patut kita apresiasi, karena memang dipundak kitalah tersandang harapan untuk memajukan pendidikan agama di masa mendatang."kata Wali Kota Medan.

                Disamping itu peletakan batu pertama gedung kampus ini bertepatan pula dengan perayaan milad UMN Al-Washliyah yang ke 22, untuk itulah melalui perayaan hut Al-Washliyah ini Wali Kota Medan berharap Al-Washliyah dapat semakin memajukan pendidikan di Sumatera Utara dengan tetap menerapkan tri dharma pendidikan yang tediri dari pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat.

                "Tri dharma ini merupakan tiga pola dasar dalam berfikir dan bertanggung jawab yang harus dikembangkan secara simultan dan bersama-sama dengan penuh kesadaran oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia."jelas Wali Kota.

                Sebelumnya, Rektor Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, H. Hardi Mulyono, SE,MAP,DR.CAND dalam laporanya mengatakan gedung kampus Syekh H. Muhammad Yunus ini akan menjadi kampus ke 4 Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah.

                Gedung kampus ini terdiri dari 5 lantai, yang dilengkapi dengan fasilitas seperti musholah, parkir, kantin, ruang kantor, ruang perkuliahan, aula dan gedung serba guna. 

                "Karena itu kami mohon doa restu untuk pembangunan gedung ini, semoga ini dapat dimanfaatkan oleh anak cucu kita kelak."harap Hardi Mulyono.

                Dr H Yusnar Yusuf MS, selaku ketua Umum PB Al Wasliyah mengatakan sangat mengagumi sosok Almarhum Syekh Muhammad Yunus seorang ulama dan guru di sekolah Madrasah.

                Beliau adalah salah satu pendiri AlWasliyah. Pada tahun 1930 an sudah melakukan rapat rapat tentang pembentukan salah satu organisasi yang berkaitan dengan pengembangan islam kedepannya, tentunya ini adalah gagasan yang mulia.

                Untuk mengingat jasa jasa Almarhum Syekh Muhammad Yunus yang bermarga Lubis ini salah satu kampus milik Alwasliyah diberi nama kampus  Syekh Muhammad Yunus.

                Yaitu gedung kampus ke 4 milik Yayasan Alwasliyah terletak di jalan Stadion persimpangan jalan gedung Arca Medan. Hari ini peletakan batu pertama sebagai awal pembangunan oleh Pengurus Alwasliyah dan Walikota Medan," ujar Yusnar. ( Y H )

 
 
 

Walikota Medan mengapresiasi Khataman Al Quran Anak-Anak se-Kota Medan

 

Medan (PP)Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi sangat mengapresiasi digelarnya Khataman Al Quran Anak-Anak se-Kota Medan di Masjid Hilal Jalan Bajak II, Kelurahan Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas (foto) . Di samping proses pembelajaran Al Quran, kegiatan itu dinilai sebagai salah satu pendidikan karakter yang dilakukan mulai sejak dini.

Apresiasi Walikota ini disampaikan Wakil Walikota Ir H Akhyar Nasution MSi ketik menghadiri Khataman Al Quran, Kamis 7 Juni 2018 malam. Di samping itu kegiatan yang dilakukan usai Shalat Tarawih ini, juga memberikan pelajaran membaca Al Quran sekaligus memahami makna yang terkandung di dalamnya.

“Kita sangat mengapresiasi digelarnya Khataman Al Quran ini. Tidak hanya positif dan Islami, kegiatan ini juga merupakan upaya menanamkan nilai-nilai agama pada diri anak,” kata Wakil Walikota.

Selanjutnya Wakil Walikota mengingatkan kepada seluruh orang tua yang hadir, supaya selalu memperhatikan dan mengawasi perkembangan maupun pergaulan anak-anaknya. Diingatkannya, jangan sampai sang anak terjerumus dalam pergaulan bebas dan pengaruh negatif narkoba.

Sementara Kabag Agama Setdakot Medan Adlan dalam laporannya menjelaskan, tujuan Khataman Alquran Anak-Anak se-Kota Medan ini digelar untuk mengembangkan kemampuan membaca Al Quran yang baik dan benar.

“Selain membaca dengan benar dan baik, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menghayati makna yang terkandung dalam Al Quran serta menjadikannya sebagai pedoman hidup sehari-hari,” ujar Adlan.

Dalam Khataman Al Quran, Wakil Walikota juga menyerahkan bantuan sebesar Rp.40 juta untuk kemakmuran Masjid Al Hilal. Kemudian menyerahkan bingkisan dan uang tali asih kepada puluhan anak-anak yang mengikuti Khataman Al Quran, serta memberikan balai kepada BKM Masjid Al Hilal dan Camat Medan Amplas Khoiruddin Rangkuti. 

 

Medan

              Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, MSI dihadiri Wakil Wali Kota Medan Ir.H Akhyar Nasution, MSI membuka pertemuan Revisi Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Medan 2016- 2020 di ruang Rapat III, Kantor Wali Kota, Selasa (07/08). Diharapkan melalui pertemuan ini Apartur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemko Medan dapat melaksanakan Reformasi Birokrasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

                Dalam pertemuan yang diikuti Seluruh Pimpinan OPD lingkungan Pemko Medan Camat se Kota Medan dan Sekretariat DPRD Medan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Dr. Budi Utomo, S.IP.

               Dikatakan Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota, Reformasi Birokrasi pada hakekatnya adalah upaya untuk melakukan suatu pembaharuan mendasar terhadap sistem Penyelenggaraan Pemerintahan terutama menyangkut aspek kelembagaan, ketatalaksanaan dan sumber daya aparatur.

               "Adapun yang terpenting dalam reformasi birokrasi adalah bagaimana kita membangun sumber daya aparatur negara agar lebih berdaya dan berhasil guna dalam mengemban setiap tugas - tugas pemerintah dan pembangunan nasional yang disesuaikan dengan dinamika tuntutan masyarakat", kata Wakil Wali Kota.

                Menurut Wakil Wali Kota, Pemko Medan telah melaksanakan Road Map Reformasi Birokrasi periode 2013- 2015 dan ini Pemko Medan akan melakukan revisi kembali terhadap penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi periode 2016- 2020 yang disebabkan karena adanya perubahan nomenklatur di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

               "Diharapkan melalui Revisi ini nantinya Pemko Medan dapat mengacu pada tiga sasaran, yaitu Birokrasi yang bersih dan Akuntabel, efektif dan efesien serta memiliki pelayanan publik yang berkualitas sehingga kedepannya Pemko Medan dapat mewujudkan Good Governance", ujar Wakil Wali Kota.

                Selanjutnya Wakil Wali Kota menginginkan seluruh instansi di lingkungan Pemko Medan berproses melaksanakan reformasi birokrasi, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan faktor utama dan aktor utama yang turut berperan dalam mewujudkan tersebut tentunya Aparatur Penyelenggara Pemerintahan. "Mari kita dukung  kegiatan reformasi birokrasi ini guna mewujudkan pemerintahan Kota Medan yang bersih dan Akuntabel" jelasnya. ( Y H )

 
 
 
 

Walikota Medan Kucurkan dana hampir Rp 70 miliar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) ASN.

MEDAN – Walikota Medan melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Medan Irwan Ibrahim Ritonga mengatakan, Pemko Medan menyediakan dana hampir Rp 70 miliar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN).

THR tersebut telah diberikan sebagian kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sebagian sudah, sebagian belum. Yang sudah ngasih SPM (Surat Perintah Membayar) kita bayarkan, itu kan dari SKPD masing-masing. Ada beberapa SKPD lagi yang belum ngasih, sekitar tiga lagi yang belum mengajukan. Kami (BPKAD) kan hanya membayarkan. Kalau diajukan dari SKPD-nya, kita bayarkan, kalau enggak diajukan, ya enggak kita bayarlah,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (4/6/2018).

Irwan juga menjelaskan, hari terakhir pembagian THR adalah Jumat (8/6/2018). Namun ia mengharapkan semua urusan pembagian THR sudah selesai pada hari Kamis (7/6/2018). Irwan juga menambahkan, semua gaji ASN sudah dibayarkan melalui transfer.

 

Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan Sidang Pleno AFEBI XV

Medan (PP)

              Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Sekda, Ir. H. Syaiful Bahri Lubis menghadiri pembukaan Sidang Pleno Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEBI) XV, Jumat (3/8) di Le Polonia Hotel dan Convention.

               Tampak hadir dalam pembukaan itu Menteri Keuangan, Dr. Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Rektor USU, Prof. Dr. Runtung Sitepu,  Komisioner KPPU, Dr Guntur Syahputra Saragih, dan

Staf Ahli Gubsu Bidang Ekonomi Keuangan, Pembangunan, Aset, SDA Provsu, Drs. Elisa Marbun.

               Tahun ini bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Pleno Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEBI) XV ini adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.

               Sidang Pleno ini  fokus dalam membahas isu-isu strategis tentang tantangan yang dihadapi korporasi dalam era revolusi industri 4.0 dalam tatanan persaingan global serta peluang peningkatan modal insani yang siap bersaing dalam era tersebut dengan tujuan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

                 Sidang Pleno AFEBI XV mengangkat tema “Peran Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam Menguatkan Kompetensi Modal Insani untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional” yang berlangsung mulai Kamis, 2 Agustus 2018 sampai dengan Minggu, 5 Agustus 2018.

                Sedangkan pembicara kunci dalam Sidang Pleno ini adalah 

Dr.Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D, Prof. H. Mohammad Nasir, Ph.D, Ak , dan Dr. Guntur Syahputra Saragih, M.S.M. ( Y H )

 
 
 
 

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi buka puasa bersama dengan Menantu Presiden

MEDAN  (PP)- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi buka puasa bersama dengan CEO PT Wirasena Cipta Reswara Bobby Afif Nasution beserta seluruh manajemen dan staf di Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbi) Medan, Jumat (3/6/2018). Selain meningkatkan jalinan talinan silaturahmi, buka puasa ini dilakukan untuk membangun kebersamaan sekaligus berbagi dengan sesama sebagai ungkapan rasa syukur.

Selain Wali Kota Medanbuka puasa bersama juga dihadiri Wali Kota Binjai Idham beserta sejumlah pimpinan Organiasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, warga sekitar dan puluhan anak yatim. Sebelum buka puasa, acara diisi dengan tausiah yang intinya mengajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya buka puasa bersama tersebut. Tidaknya hanya meningkatkan tali silaturahmi tetapi juga menjadi wadah membangun kerja sama sekaligus membagi rezeki dengan orang lain. Oleh karenanya Wali Kota berharap agar kegiatan buka puasa bersama ini dapat terus dilakukan.

Walikota Medan Tutup Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Medan (  PP )

              Setelah berlangsung selama 4 hari sejak Senin (30/7) lalu, Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berrlalu lintas dan Angkutan Jalan untuk tingkat SMA/SMK sederajat resmi ditutup. Penutupan ini ditandai dengan penyerahan piala kepada para pemenang pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan yang diserahkan oleh Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S,M.Si diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat,ATD,MT, Kamis (2/8).

               Dalam sambutanya, Kadishub mengatakan selama pelaksanaan kegiatan para pelajar sudah diberikan banyak materi mengenai tertib berlalu lintas dan angkutan jalan, karena itu diharapkan materi yang diberikan dapat menambah wawasan bagi para pelajar.

                Selain itu, kehadiran pelajar untuk mengikuti kegiatan ini tidak hanya sekedar mengharapkan piala yang akan diberikan, akan tetapi para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor berlalu lintas kedepanya.

                "Jadilah pelopor berlalu lintas yang baik, tularkan pengetahuan ini kepada rekan-rekan kalian di sekolah sehingga nantinya kita semua dapat berlalu lintas dengan tertib dan pada akhirnya dapat menekan angka kecelakaan”. Ujar Renward Parapat.

                Diakhir sambutannya, Renward Parapat mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan instruktur yang sudah memberikan materi yang berharga bagi para pelajar.

                 Adapun pemenang pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan diantaranya juara 1.Nicholas dari SMA N 10 Medan, juara 2. Erwin Renaldi dari SMK Kartika 1, sedangkan juara 3. Dewi dari SMA UISU Medan. (RF)

Wali Kota Medan Bersama Wakapolri Komjen Pol Drs Syafruddin meresmikan Masjid Al Muslimin

 MEDAN  (PP)- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama Wakapolri Komjen Pol Drs Syafruddin MSi meresmikan Masjid Al Muslimin di Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (3/6/2018) sore. Selain menjadi tempat beribadah, kehadiran Masjid Al Muslimin diharapkan juga dapat menjadi wadah untuk membangun silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

Peresmian masjid ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita yang dilakukan Wali Kota dan Wakapolri selaku Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. Setelah itu Wali Kota bersama Wakapolri meninjau areal Masjid Al Muslimin yang cukup luas tersebut.

Ratusan masyarakat, alim ulam serta anak yatim yang sengaja diundang menyaksikan langsung peresmian Masjid Al Muslimin tersebut. Di samping itu peresmian juga turut dihadiri Kapoldasu Irjen Pol. Drs Paulus Waterpauw,  Wakapoldasu Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH serta  Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto serta pengurus Pimpinan Pusat Perhimpunan Remaja Masjid Dewan  Masjid Indonesia.

Wali Kota Medan Launcing Buku Biografi Hasan Basri "Pendidik Sepanjang Masa"

Medan (  PP )

            Guru merupakan profesi yang memerlukan kesabaran yang tinggi, karena tanggung jawabnya adalah untuk mendidik generasi muda agar menjadi insan-insan yang berguna. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Drs. H.T Dzulmi Eldin S.M.Si saat melaunching buku biografi Hasan Basri "Pendidik Sepanjang Masa", di Hotel Emerald Garden, Rabu (1/8).Launching buku ini dirangkaikan pula dengan perayaan ulang tahun Hasan Basri yang ke 60 tahun.

            Jasa-jasa para guru, menurut Wali Kota, tidak dapat diukur secara kuantitatif, karena hasil didikan tidak dapat dinilai dengan angka melainkan dapat dirasakan dengan semakin berbudayanya sebuah bangsa, dimana pembangunan fisik sebuah wilayah dan mental masyarakatnya berjalan secara sejajar.

            “Kita menjadi insan yang pintar karena guru, namun tidak itu saja, selain pintar guru juga bertanggungjawab terhadap budi dan akhlak sebuah bangsa”. Ujar Wali Kota dihadapan puluhan guru dan seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Medan serta hadirin.

            Selanjutnya, Wali Kota juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian  Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan H. Hasan Basri sampai hari ini  telah memasuki masa pensiun. Menurut Wali Kota yang mengetahui dengan pasti riwayat karir Hasan Basri mulai dari guru SMP hingga menjadi Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemko Medan, sosok Hasan Basri pantas diberi predikat sebagai Bapak Pendidikan di Kota Medan mengingat Hasan Basri memulai karirnya sebagai seorang guru dan pendidik.

            "Dimata saya Hasan basri sosok pekerja keras dan selalu sungguh-sungguh bila diberikan amanah, semua tugas yang saya berikan kepadanya dapat beliau selesaikan dengan baik."kata Wali Kota.

            Karena itulah, dengan dilauncingnya buku biografi Hasan Basri ini, Wali Kota berharap dapat memotivasi para guru dalam mendidik generasi muda agar menjadi pemimpin masa depan yang dapat membawa bangsa dan negara ke arah yang jauh lebih baik lagi.

            Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs. H.Hasan Basri,MM mengatakan terima kasih kepada Wali Kota Medan karena telah memberikan banyak kesempatan baginya untuk mengabdi di lingkungan Pemko Medan. Begitu juga kepada seluruh rekan-rekan pimpinan OPD dan seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Medan, Balitbang Kota Medan, Dinas Pariwisata Kota Medan yang telah menjadi tim yang solid selama Ia menjabat.

            “Jabatan mungkin telah berakhir namun persaudaraan dan persahabatan diantar kita Insya Allah untuk selamanya, semoga silaturrahmi ini dapat terus terjalin”. Harap Hasan Basri.

              Hasan Basri juga mengatakan buku ini akan diedarkan kepada para guru dan tenaga pengajar di Kota Medan.

               "Buku ini akan saya bagikan kepada para guru, karena sampai kapanpun saya merupakan bagian dari para guru."ujar Hasan Basri.

                Launching buku ini dihadiri oleh, Kajari Medan, Olopan Nainggolan,SH.MH, Ketua PGRI Sumut, Drs. Abdurahman Siregar, Ketua DPD Golkar Kota Medan, H.M Syaf Lubis,SE, para guru, Keluarga dan saudara, Wali Kota mengatakan Hasan Basri merupakan sosok pekerja keras dan selalu bersungguh-sungguh bila di amanahkan pekerjaan. Maka dari itu, Wali Kota Medan mempercayai Hasan Basri untuk menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan.(RF)

 
 
 
 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menyerahkan zakat untuk 10.000 warga

MEDAN (PP) - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menyerahkan zakat untuk 10.000 warga kurang mampu yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan, Sabtu (2/6/2018).

Zakat yang dibagikan tersebut merupakan hasil zakat dari Wali Kota beserta keluarga, Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis beserta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Medan.

Penyerahan zakat itu dilakukan Wali Kota didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin SH di halaman Masjid Raya Al Osmani Jalan Kol L Yos Sudarso, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

Untuk Kecamatan Medan Labuhan sebanyak 800 paket yang dibagikan dan disalurkan kepada 800 warga kurang mampu di 6 kelurahan.

"Pembagian zakat ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemko Medan setiap bulan Ramadhan tiba sebagai bentuk rasa peduli terhadap sesama yang hidupnya kurang beruntung," kata Eldin di Masjid Al Osmani, Sabtu (2/6/2018).

Wali Kota berharap agar zakat yang diberikan itu dapat membantu meringankan beban warga kurang mampu dalam menjalani ibadah puasa sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

"Semoga dengan pembagian zakat ini warga kurang mampu bisa merasa tenang dan lebih khusuk melaksanakan ibadah puasa yang tinggal 13 hari ini, termasuk persiapan untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1439 H," ujarnya.

Banyak warga yang sangat terharu menerima zakat tersebut. Salah seorang warga yang telah berusia lanjut, Hasanah (75), warga Kelurahan Sei Mati merasa bersyukur atas pemberian zakat tersebut.

Dia mengaku sangat terbantu sekali dengan diberikannya zakat itu di tengah kondisi pekonomian yang sulit saat ini.

"Alhamdulillah, saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas pemberian zakat dari Wali Kota. Semoga pemberian zakat seperti ini terus dilakukan dan kami mendoakan agar Bapak Wali Kota terus diberi kekuatan dan kesehatan untuk memimpin Kota Medan," harapnya.